Ditengah kondisi dunia yang tidak menentu akibat pandemi, sebagian orang mungkin memilih untuk mengencangkan ikat pinggang, mencari aman dengan lebih hemat dalam berbelanja dan lebih banyak menyimpan uang untuk ditabung. 

Namun bisakah kamu bayangkan jika semua orang hanya menumpuk uang di bank, tapi tidak ada yang berbelanja? Bagaimana perkenomian bisa kembali bergerak? Bukankah hal ini malah akan memperburuk negara yang sedang “sakit”?

Man in Eyeglass on Assorted Products

Apabila kamu masih bekerja dan mendapat gaji, saya sarankan habiskanlah gajimu. Eitss.. saya tidak mengajakmu untuk hidup boros. Habiskan gajimu untuk biaya hidupmu, habiskan gajimu untuk sedekah, habiskan gajimu untuk menabung atau investasi, habiskan gajimu untuk hobimu, habiskan gajimu untuk membahagiakan orang-orang yang kamu sayang, dan habiskan gajimu untuk belanja.

Belanjalah dari teman-temanmu yang menawarkan barang jualan. Belanjalah dari tetanggamu yang membuka kedai makanan. Pesanlah barang-barang dari toko online. Pesanlah minuman di kedai kopi. Belilah buku-buku yang sudah lama hanya tersimpan di rak toko. Belilah baju dan sepatu di pusat perbelanjaan yang nampaknya sudah hampir berdebu karena sudah lama tidak ada pelanggan.

Yuk kita kembali berbelanja, agar ekonomi kembali bergerak dan lebih banyak keluarga yang bisa bertahan hidup ditengah pandemi.