Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sesungguhnya memberikan kesempatan bagi kita untuk melihat segala sesuatu dari cara pandang yang berbeda. Sebut saja dengan sejumlah pembatasan sosial yang dilakukan di Indonesia, berimplikasi pada bekerja dari rumah (work from home). Bahkan pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), ditingkatkan menjadi 75% work from home (WFH).

WFH, menurut hemat saya dapat membuka cakrawala pandangan. Di antaranya kita akan terlepas dari “pasungan” orbit yang senantiasa kita lakukan. Ternyata bisa lho melakukan hal lainnya dalam jangka waktu tertentu.

Sembari WFH, blessing in disguise yang saya dapatkan adalah lebih banyaknya waktu bersama anak. Di siang hari, ada momen ketika saya dan istri saya bercengkrama bersama anak. Sebuah hal yang tentu tak kami dapatkan ketika bekerja dari kantor. Tentu kebersamaan ini selain menjadi “vitamin” bagi kami, juga bermanfaat bagi anak yang memerlukan kebutuhan psikososial.

Focused mother working on laptop near disturbing daughter

WFH juga memangkas waktu yang habis di jalanan. Ada waktu yang dapat dihemat dalam persiapan ke kantor, bersih-bersih sepulang kantor, perjalanan ulang alik rumah-kantor. Sebagai gantinya kami sekeluarga dapat melakukan “jalan sore” tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

WFH juga dapat mengingatkan Anda pada sejumlah tumpukan hobi yang selama ini terbengkalai. Sebut saja misalnya membaca buku. Ada begitu banyak buku, namun belum tersentuh untuk dibaca. Dengan kelonggaran waktu yang ada, Anda pun bisa lebih tenang membaca secara saksama, sembari tentu saja tidak melupakan kerja.

WFH juga memungkinkan Anda untuk menyiapkan tempat yang lebih nyaman di rumah. Baik itu untuk bekerja, beristirahat, mencari inspirasi. Anda mungkin telah memilih sudut latar belakang ketika dilakukan rapat online. Anda memperlihatkan sentuhan personal di sudut latar belakang tersebut.

WFH juga dapat menambatkan Anda pada hobi baru. Misalnya hidroponik. Bagaimana menanam tanaman di tempat yang terbatas, serta nikmatnya pemandangan kala tanaman itu tumbuh.

Semoga Anda mendapatkan pengalaman bermakna selama melakoni work from home. Salam dari #DiRumahSaja.

Lihat profil
Arifin

43 artikel di Tajria.