Hari ini saya merasa terharu sekali, karena akhirnya saya bisa membelikan LEGO untuk anak saya. Ketika belum menikah dulu saya sering melihat teman atau kerabat yang bermain LEGO bersama anak mereka. Tampak sangat menyenangkan.

LEGO adalah blok plastik kecil berwarna cerah yang dapat dikombinasikan menjadi sebuah konstruksi yang hanya dapat dibatasi oleh imajinasi Anda. 

Green Orange and Blue Lego Blocks

Selain menyenangkan bermain LEGO ternyata memiliki banyak manfaat hingga anak beranjak dewasa kelak.

1. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Bermain dengan LEGO menawarkan mereka kesempatan besar untuk belajar bagaimana berkonsentrasi pada satu tugas tertentu untuk jangka waktu yang lama dan melihat hasil langsung. Ini menciptakan asosiasi positif dalam pikiran mereka antara fokus dan kesuksesan.

2. Meningkatkan Kecerdasan Spasial

Bermain LEGO sejak usia dini dapat meningkatkan kecerdasan spasial serta memperkuat pemahaman mereka tentang ukuran, bentuk, keseimbangan, dan simetri. Mengikuti petunjuk untuk membuat satu set dapat mengajari mereka cara menerjemahkan gambar 2D ke kehidupan nyata. Arsitek, seniman, dan insinyur profesional juga mendapat banyak manfaat dari bermain dengan LEGO. 

3. Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus

Bermain LEGO berdampak pada perkembangan keterampilan motorik halus baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Menghubungkan blok-blok dengan benar membutuhkan gerakan yang penuh ketelitian dan ketepatan. Hal ini dapat meningkatkan ketangkasan dan membantu mengajarkan kcontrol terhadap diri.

4. Mendorong Pemikiran Lateral dan Pemecahan Masalah Secara Kreatif

Mengikuti instruksi adalah tantangan besar bagi anak. Mereka harus berkonsentrasi pada petunjuk dan belajar mengikutinya selangkah demi selangkah sambil melihat bagaimana bagian yang mereka kumpulkan sekarang membantu mereka merakit bagian berikutnya.

Saat Anda membiarkan mereka mendesain kreasi mereka sendiri, mereka perlu merencanakan bagaimana semua bagian akan digabungkan untuk membuatnya. Jika mereka menghadapi masalah dengan perakitannya, mereka kemudian perlu menggunakan pemikiran lateral dengan menelusuri kembali langkah-langkah mereka, menemukan masalah, dan kemudian mencari cara untuk memperbaikinya.

5. Memberikan Kesempatan Untuk Eksperimen dan Bertualang

Bermain dengan LEGO memungkinkan anak-anak kesempatan untuk bereksperimen dan menjadi kreatif. Ini juga memberi mereka ruang yang aman untuk mencoba sesuatu yang berbeda, gagal, dan kemudian mencoba sesuatu yang lain. Anak dapat belajar rasa senang dan kecewa dengan bermain LEGO.

6. Mengajarkan Keterampilan Organisasi dan Kesabaran 

Membangun LEGO membutuhkan perencanaan, pengorganisasian, dan tindak lanjut, yang merupakan keterampilan penting yang ditransfer ke setiap tindakan berorientasi tujuan dalam kehidupan. Hal ini tentunya dapat melatih dan menguji keterampilan organisasi, keuletan dan kesabaran.

7. Komunikasi dan Kerja Tim yang Lebih Baik

Bermain LEGO dengan anak-anak Anda atau mendorong anak-anak Anda untuk bermain dengan temannya akan mengembangkan keterampilan komunikasi dan kerja tim yang lebih baik dalam jangka panjang. Mereka belajar berbagi, cara membuat strategi pembangunan dalam tim, dan pentingnya mendelegasikan tugas dan menetapkan peran.

Menakjubkan ya? Rasanya saya sudah tidak sabar membuka box satu set LEGO yang baru saja tiba dan bermain bersama anak saya. Semoga kami bisa bersenang-senang bersama ya. 😊

Sumber: whatsgoodtodo.com