Arfianingrum Pujiastuti Diterbitkan 17 February 2021

Tips Menyapih dengan Penuh Cinta

Tips Menyapih dengan Penuh Cinta

Di dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 233 tertulis tugas seorang ibu menyusui anaknya hingga 2 tahun. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengamini hal ini. Dan kini anak saya sudah berusia 21 bulan, itu berarti dalam 3 bulan kami akan memasuki masa penyapihan. 

Dulu saya sering mendengar cerita galau teman-teman ketika memasuki masa penyapihan. Dan sekarang saya mulai merasakannya. Menyapih anak bukanlah perkara mudah karena diperlukan kesiapan ibu dan anak. 

Tilt-shift Lens Photo of Infant's Hand Holding Index Finger of Adult

Saya bertanya kepada teman atau kerabat cara apa yang mereka gunakan untuk menyapih anaknya. Ada sebagian yang memberikan saran dengan mencoretkan lipstick merah di payudara seolah-olah berdarah, jadi anak akan takut menyusu lagi. Ada juga yang memberikan saran dengan mengoleskan rempah yang memiliki rasa pahit, jadi anak tidak suka rasa air susu ibu lagi. 

Jujur saja, saya tidak nyaman dengan saran-saran tadi. Saya merasa tidak baik menyapih dengan membohongi anak. Menurut saya, menyusui adalah moment sakral bagi ibu dan anak sejak mereka pertama kali bertemu. Menyusui adalah aktivitas penuh cinta, jadi sudah seharusnya menyapih pun dengan penuh cinta.

Weaning with love (WWL) itulah istilah yang dikenal saat ini. Menyapih dengan cinta. Berikut ini tips WWL yang akan saya jadikan panduan dalam menyapih.

  1. Mulai gunakan teknik Sounding 1 hingga 3 bulan sebelum waktu menyapih. Katakan pada anak saat ia berulang tahun ke 2 tidak lagi menyusu dengan ibu, tapi minum dengan gelas. Katakan ia sudah besar dan ASI hanya untuk bayi. Katakan juga Ibu tetap akan menyayanginya walaupun sudah tidak menyusui lagi.
  2. Jangan tawarkan menyusu, tapi jangan juga menolak jika anak meminta menyusu. Penolakan akan membuat anak merasa diabaikan.
  3. Mulai biasakan memberikan ASI perah melalui gelas. Anak akan terbiasa cara baru ketika minum susu. 
  4. Ubah rutinitas yang dilakukan ketika ingin tidur. Biasanya anak baru bisa tidur ketika disusui ibu. Sekarang mulailah dengan membacakan buku sambil memeluk. Jangan lupa siapkan gelas berisi ASI perah apabila anak ingin menyusu. 
  5. Minta bantuan ayah untuk mengajak anak bermain bersama. Biasanya ketika anak bersama ibu ia akan tergoda untuk menyusu. Jadi buatlah aktivitas lebih banyak bersama ayah.

Semoga tips ini bermanfaat untuk Anda yang juga sedang bersiap memasuki masa penyapihan. Semoga kita berhasil ya Ibu 😊