Arfianingrum Pujiastuti Diterbitkan 1 November 2021

Tips Menyimpan Cabai

Tips Menyimpan Cabai

Masakan-masakan di
Asia Tenggara dikenal dengan bumbu-bumbunya yang kuat serta lebih banyak
bercita rasa pedas. Cabailah yang mengeluarkan cita rasa pedas itu dalam
masakan.

Jika di ranah sepak
bola, dikenal pemain versatile, yang
bisa beroperasi di berbagai posisi, maka cabai pun versatile. Cabai dapat dikombinasikan dengan berbagai bumbu dan
menghasilkan cita rasa unik. Kombinasi cabai dengan gula, misalnya, dapat
menghasilkan bumbu rujak buah-buahan. Cabai juga dapat menghasilkan sambal yang
sedap apabila dipadukan dengan aneka bawang.

Untuk kamu para
penggemar cabai, ketahuilah metode penyimpanannya yang tepat. Seperti dilansir Republika, untuk di kulkas, cabai disimpan
tanpa perlu dicuci dulu dan tangkainya masih dalam keadaan utuh. Hindari
menyimpan cabai dalam keadaan irisan. Simpan rapi cabai di dalam boks dengan
tutup tersendiri, karena kalau terlalu lama menyimpan bahan makanan di lemari
es, baunya akan bercampur dengan bahan makanan lain.

Seperti dilansir Popmama,
cabai rawit jika disimpan di lemari es bisa bertahan lima sampai enam hari. Sedangkan
jika disimpan pada suhu ruangan, maka cabai hanya bertahan sekitar dua hari saja.
Namun, bisa kurang dari dua hari jika kelembapan di dalam ruangan relatif
tinggi.

Cara menyimpan cabai di lemari es lainnya, yakni dengan
menggunakan wadah kedap udara. Sebelumnya, jangan mencuci cabai dan petik
batangnya. Tutup dalam wadah dengan tisu kering, masukkan satu butir bawang
putih segar dan kemudian baru masukkan cabai. Ini dapat membuat cabai bertahan
hingga tiga bulan.

Ada juga cara lain
untuk memperpanjang masa penyimpanan cabai adalah dengan mengeringkannya. Pengeringan
tak akan mengubah cita rasa cabai. Pengeringan menjadi metode umum di banyak
negara dengan menjemurnya sampai kering. Cabai kering disimpan dalam toples di
suhu ruang.

Penting diketahui
juga cabai mengandung vitamin C dan antioksidan, namun kedua kandungan itu tak
tahan panas. Maka disarankan agar cabai tak terlalu banyak melalui proses
pengolahan agar gizinya tetap terjaga.