Arifin Diterbitkan 15 December 2021

Senja dan Fenomena Anak Senja

Senja dan Fenomena Anak Senja

Danar Widianto
berhasil mencuri perhatian pada X Factor Indonesia. Kala berita ini dibuat
tayangan audisi Danar menempati #1 On Trending di YouTube. Salah satu gimik
yang menarik adalah kala tek tokan antara juri Rossa dengan Danar.

“Danar kenapa ikut
X-Factor?” tanya Rossa

“Karena, diamku
adalah perjalanan untuk membuatmu diam,” jawab Danar.

“Anak senja..anak
senja,” reaksi balik dari Rossa

Danar Widianto pada
sesi audisi tersebut membawakan lagunya sendiri. Lagu yang menceritakan tentang
pengalaman pribadinya yang dulu di-bully.
Judul lagu yang dinyanyikan oleh Danar Widianto adalah Dulu. Lagu yang dibawakan oleh Danar mendapatkan apresiasi dari
para juri, serta membawanya lolos ke babak berikutnya.

Ada pun seperti dilansir iradiofm,
fenomena senja di zaman sekarang menjadi fenomena yang sedang tren di kalangan
anak muda. Julukan ‘Anak Senja’ disematkan kepada orang-orang yang menikmati
tenggelamnya matahari ditemani dengan secangkir kopi beserta lagu sendu.

Apakah Anda termasuk
Anak Senja itu?

Sementara itu senja, jika
dikaitkan sebagai fenomena langit, memiliki perbedaan dengan aram dan fajar.
Seperti dilansir Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), senja
ialah fenomena langit ketika setelah terbenam matahari hingga langit
benar-benar gelap.

Sedangkan Aram adalah fenomena
langit setelah terbenam matahari dan sebelum terbit matahari. Pada dua waktu
tersebut langit belum benar-benar gelap. Aram dibagi menjadi dua, yakni senja
dan fajar.

Fajar terjadi
ketika muncul cahaya kemerah-merahan di langit sebelah timur hingga sudah
terang dan matahari mulai terbit.