Saat Anak Terlambat Bicara
Arifin
Tumbuh kembang anak memiliki beragam dimensi, salah satunya adalah kemampuan berbicara. Sebagai orang tua terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan saat anak terlambat berbicara.
Memperhatikan gerak-gerik pada anak
Ketika memasuki usia 1 tahun, buah hati sebenarnya sudah mengerti banyak kata, tetapi belum mampu mengucapkannya. Orang tua dapat lebih memperhatikan gerak-gerik anak untuk memahami maksudnya.
Sering mengajak anak berbicara
Meskipun anak belum mampu merespons dengan kata-kata, orang tua sebaiknya terus mengajak anak untuk berbincang dan bercerita, bisa dengan menceritakan apa yang telah dialami sehari-hari atau membacakan cerita dari buku.
Beri respons menyenangkan saat mengajak anak berbicara
Saat anak memulai sebuah kata apapun, orang tua dapat memberikan respons yang antusias. Namun, ketika ada kata-kata yang kurang tepat dalam pengejaan atau pengucapannya, orang tua tidak perlu langsung mengoreksi kata-kata tersebut.

Membatasi penggunaan gawai pada anak
Untuk melatih kemampuan anak dalam berbicara perlu dilakukan komunikasi dua arah. Penggunaan gawai tidak memfasilitasi hal tersebut, karena anak hanya dapat merespons dengan mendengar, tanpa ada interaksi dua arah.
Menggunakan kosakata yang benar
Dalam memberikan stimulasi, orang tua tidak perlu mengikuti bahasa anak saat berbicara, seperti kata-kata cadel atau lainnya. Gunakan kosakata yang benar, agar anak terbantu mengucapkan kata yang seharusnya.
Membawa anak ke dokter
Saat orang tua merasa bahwa anak mengalami keterlambatan bicara, bawalah segera ke dokter. Biasanya, dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui masalah dasar yang dialami, seperti tes mendengar hingga terapi berbicara. Sumber: Paudpedia Kemdikbud