Arifin Diterbitkan 6 January 2022

Daya Tarik Cafe yang ‘Instagramable’

Daya Tarik Cafe yang ‘Instagramable’

Suatu waktu saya dan istri pergi ke REN
Coffee & Eatery di bilangan Tebet. Di samping makan, minum, dan bekerja di
tempat tersebut, kami pun mengamati. Salah satu hasil amatannya adalah terdapat
beberapa orang yang menjadikan REN Coffee & Eatery sebagai latar konten. Baik
itu dalam bentuk pemotretan dan video.

REN Coffee & Eatery memang Instagramable.
Tampak depan terlihat nuansa ala rumah Jepang. Alas bebatuan putih menambah
kesan jejepangan pada coffeeshop ini.
Di bagian dalam terdapat ceruk yang unik, yakni area duduk yang lebih rendah
dari area lain.

Lalu ketika baru masuk ke REN Coffee
& Eatery, tepat di sisi kanan terdapat spot foto. Anda dapat berfoto dengan
berbagai ornamen yang bak berada di rumah Jepang (bangku, meja, lantai, jendela
kesemuanya bernuansa negeri Matahari Terbit).

Apakah salah satu alasan Anda berkunjung
ke suatu tempat, memasukkan unsur Instagramable? Untuk tempat makan, selain
interior ruangan, kuliner yang Instagramable juga menjadi hal yang diburu.
Memotret dulu sebelum disantap, ataupun menempatkannya di story.

Hal ini dapat menjadi simbiosis
mutualisme. Bagi konsumen, mendapatkan sejumlah konten yang worth it, baik dalam bentuk foto, video.
Bagi tempat kuliner, hal tersebut dapat menjadi “promosi”. “Promosi” dari baik
itu influencer, orang yang kita
kenal, dapat membuat tempat kuliner tersebut menjadi spot yang menarik untuk
kongkow.

Masih terkait Instagramble, saya dan
istri punya pengalaman yang menarik dan lucu. Berdasarkan pencarian istri, kami
berkunjung ke restoran yang berbasiskan karakter kartun Jepang. Di Instagram,
semuanya terlihat ok, makanannya terlihat menggiurkan, spot-spot fotonya pun
terlihat layak dijelajahi. Begitu blusukan ke restoran tersebut, ketika baru
tiba di area depannya, “radar skeptis” kami mulai bekerja. Hmm..rasa makanannya
ketika dirasakan agak kurang. Spot-spot fotonya ketika dikunjungi langsung,
terasa biasa saja. Meski begitu kami tetap mengambil beberapa foto di spot-spot
tersebut.

Bagaimana dengan Anda, punya pengalaman
serupa? Atau ada tempat tertentu yang masih Anda buru karena spot-nya yang
Instagramable?