Arifin Diterbitkan 23 February 2022

Mengenal Rumah Mungil Khas Papua, Honai

Rumah Honai merupakan salah satu rumah khas Papua, namun tidak dapat ditemukan di seluruh Papua, hanya dapat ditemui pada suku Dani tepatnya di lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Suku Dani di Papua memiliki keunikan arsitektur lokal dengan bentuk rumah mungil dan berbahan ramah lingkungan, yakni Honai.

Honai merupakan sebutan untuk rumah adat yang ditempati oleh laki-laki. Wanita dilarang masuk ke rumah Honai, walaupun sudah menikah. Sementara itu, rumah untuk perempuan memiliki sebutan yang berbeda, yaitu, Ebe’ai. Kedua rumah khas Papua tersebut mampu menampung lima hingga sepuluh orang.

Rumah Honai memiliki kemiripan dengan jamur yang berukuran besar, pada umumnya dibangun di area pegunungan.

Seperti dilansir Indonesiabaik, Honai berasal dari 2 kata yakni Husn yang berarti laki-laki dan Ai yang berarti rumah.

Terdapat sejumlah fakta rumah Honai yakni:

>> Bentuk dasar lingkaran, beratap kerucut seperti jamur

>> Berbahan dasar kayu, jerami/ilalang

>> Dibangun tanpa jendela dan hanya 1 pintu

>> Terdapat 2 lantai

>> Tingginya hanya sampai 2,5 meter

>> Dapat diisi 5-10 orang