Akhir pekan kemarin, saya, istri, dan anak berkunjung ke Taman Pintar Berlalu Lintas di bilangan Tebet. Taman tersebut terletak persis bersebelahan dengan Tebet Eco Park (yang begitu dinantikan untuk diluncurkan dan dibuka). Di samping itu, Taman Pintar Berlalu Lintas juga bersebelahan dengan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Teratai. Di RPTRA tersebut, anak saya begitu bahagia dengan adanya dua ondel-ondel. Beberapa fasilitas ramah anak juga ada di situ seperti ayunan, perosotan, dan jungkat-jungkit.

Kala bersiap untuk beranjak dari tempat tersebut, kami bertemu dengan sejumlah ibu. Mereka mengaku ingin berkunjung ke Tebet Eco Park. Mereka melihat Tebet Eco Park via YouTube, tertarik, sehingga menempuh perjalanan jauh dari Depok ke Tebet.

Lalu saya juga teringat Hutan Kota GBK yang terletak di dalam kompleks Gelora Bung Karno. Anda bisa masuk ke area Hutan Kota GBK secara gratis. Anda pun bisa membawa bekal makanan, minuman, serta piknik di situ, tentu dengan tetap menjaga kebersihan.

Sementara itu melalui akun Instagram @jktinfo dapat terlihat begitu ramainya suasana Minggu sore (20/3) di JPOS Phinisi yang terletak di daerah Karet Sudirman. Berlatarkan gedung-gedung pencakar langit, JPOS Phinisi memang menjanjikan nuansa yang Instagramable. Saya pun teringat dengan nuansa berlatar gedung pencakar langit Jakarta di Skywalk Senayan Park. Skywalk Senayan Park sendiri merupakan bagian dari pusat perbelanjaan Senayan Park yang terletak di Jalan Gerbang Pemuda, tepatnya di seberang kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Untuk ke area Skywalk ini tidak dipungut bayaran, alias gratis.

Dari berbagai tempat tersebut, menurut hemat saya dapat ditarik garis merah, bahwasanya sebuah kota membutuhkan ruang publik yang mudah diakses serta gratis. Sejenak mereguk udara jernih di kota, setelah ringkih lelah badan. Sejenak mereguk bahagia di kota yang menjadi arena juang jam demi jam di hari-hari yang ada.