Arfianingrum Pujiastuti Diterbitkan 23 March 2022

Ayo Gowes Sepeda di Jakarta!

Instagramable-nya Jembatan Penyeberangan Orang dan Sepeda (JPOS) Phinisi di Karet Sudirman menarik perhatian khalayak. Di samping itu JPOS Phinisi merupakan perwujudan dari upaya Jakarta ramah bersepeda serta Jakarta ramah pejalan kaki.

“JPOS ini dirancang untuk bisa memfasilitasi masyarakat, termasuk pesepeda bisa menyeberang. Dengan adanya jembatan penyeberangan ini, pesepeda kini punya akses putar balik di tengah untuk berpindah dari sisi Barat ke Timur atau sisi Timur ke Barat Sudirman,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Instagram-nya.

Ayo gowes sepeda di Jakarta juga bertambah semangat dengan Pop Up Bike Lane di Sudirman-Thamrin setiap akhir pekan. Diberlakukan tambahan satu lajur untuk sepeda di Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman. Hal ini berlaku pada hari Sabtu/libur nasional jam 5.30-8.30 WIB serta Minggu 5.30-9.00 WIB.

Pop Up Bike Lane di Sudirman-Thamrin berarti jalur sepeda terproteksi planterbox (eksisting) serta penambahan satu lajur tambahan dengan pembatas traffic cone.

Ayo gowes sepeda di Jakarta, sepeda non-lipat kini sudah bisa masuk ke MRT. PT MRT Jakarta mengizinkan pengguna sepeda untuk juga diangkut ke gerbong kereta.

Masih terkait MRT Jakarta, disediakan fasilitas sabuk berjalan (conveyor belt) khusus sepeda. Penggunaannya ditujukan sebagai salah satu fitur pilihan untuk keluar dari area stasiun. Untuk conveyor belt sejauh ini masih dalam fase uji coba untuk menampung masukan dari pengguna.

MRT Jakarta sendiri memberikan fasilitas pendudukung bagi pesepeda di semua stasiun seperti rak sepeda, akses sepeda nonlipat, troli sepeda, kereta khusus sepeda nonlipat dan lipat di setiap rangkaian dan beberapa fasilitas lainnya.