Arifin Diterbitkan 13 April 2022

Cara Menyenangkan Belajar Matematika

Masihkah kau mengingat di saat kita masih tujuh belas

Waktu di mana tanggal-tanggal merah terasa sungguh meriah

Masihkah kau ingat cobaan terberat kita matematika

Apakah lirik lagu Tujuh Belas tersebut Anda rasakan juga? Yups, Matematika memang termasuk mata pelajaran yang kerap dikategorikan sebagai “cobaan terberat”, “horor”.

Namun, tahukah Anda bahwa sesungguhnya Matematika tak hanya sekadar salah satu mata pelajaran di sekolah, namun dapat bermanfaat untuk mengaktivasi otak kiri dan kanan secara seimbang, serta membantu memecahkan persoalan.

Selama ini kita mungkin berpikir bahwa Matematika hanya ada di otak kiri yang membutuhkan pertimbangan logis. Padahal sebetulnya, otak kanan yang bersifat imajinatif dan kreatif, juga membutuhkan pertimbangan logis Matematis. Seperti dilansir Antara, dengan kemampuan Matematika, otak kanan yang hampir abstrak, dan kadang sulit dikendalikan, bisa diimbangi dan lebih terukur. Seseorang akan bisa mengurutkan, mana ide-ide yang sebaiknya direalisasikan, dan mana yang belum saatnya.

Lalu, sadari juga bahwa sesungguhnya Matematika tidak bisa dilepaskan dari kehidupan. Segala yang kita lihat, sentuh, dan bicarakan, tanpa sadar adalah Matematika. Bentuk laptop, sudut-sudut di tempat tidur, hingga takaran bumbu dan garam saat memasak, bahkan Matematika bisa membuat seseorang memiliki persepsi baru terhadap suatu persoalan.

Terdapat sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kesan sulit dan rumit saat belajar Matematika. Pelajari Matematika sesuai kegunaannya.

Kiat berikutnya, mulai dari level yang mudah/sederhana, baru naik ke derajat yang lebih tinggi. Hal ini juga akan melatih kita membuat skala prioritas dari tiap persoalan.

Kiat selanjutnya, membangun pemahaman terhadap suatu persoalan. Pengajaran Matematika yang hanya mengedepankan hafalan tanpa membuat memahami konsepnya, membuat Matematika terkesan sulit. Pembelajaran Matematika perlu mengambil bentuk yang logis dan nyata.