Arifin Diterbitkan 14 April 2022

Kiat Menjaga Kebersihan Gigi Selama Berpuasa

Ketika berpuasa biasanya banyak orang khawatir mengenai kebersihan gigi dan mulut, sehingga selama Ramadan menjadi momen penting untuk lebih memperhatikan kesehatan mulut dan menghindari kemungkinan efek samping dehidrasi, mulut kering, dan gangguan pencernaan lainnya.

Dikarenakan puasa berjam-jam, produksi asam berlebih saat perut kosong serta pilihan makan makanan manis dan berminyak selama sahur dan buka puasa, ketidakseimbangan flora di dalam rongga mulut sangat mungkin terjadi.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan mulut kering, bau mulut, penumpukan plak, dan memicu kerusakan gigi jangka panjang.

Seperti dilansir Antara, Asosiasi Dental Amerika (ADA) merekomendasikan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari selama dua menit dengan menggunakan sikat gigi yang lembut dan menunggu setidaknya 30 menit sebelum menyikat. Kebiasaan ini juga harus tetap dilakukan selama Ramadan.

Maka Anda dapat menyikat gigi setelah makan sahur dan juga buka puasa, untuk membantu meminimalkan penumpukan plak

Menyikat gigi dua kali sehari merupakan cara untuk mencegah plak. Plak merupakan lapisan lengket yang menumpuk pada gigi sebelum akhirnya berubah menjadi karang gigi. Plak terbentuk ketika bakteri dari gula dan makanan bertepung menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan gigi.

Menyikat gigi tidak memungkinkan plak berubah menjadi karang gigi dan dengan demikian mencegah kerusakan pada gigi. Selama Ramadan, karena orang-orang akan tanpa makanan dan air selama hampir 14-15 jam, mereka harus menyikat gigi setelah sahur dan berbuka puasa.