Arifin Diterbitkan 26 April 2022

Agar THR Anda Tak Menguap Begitu Saja

Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2022 para pekerja mulai menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Momen yang sangat dinanti karena THR sebagai gaji “ketiga belas” kerap digunakan untuk berbagi bersama keluarga.

Namun terkadang THR kerap menjadi pendapatan yang hanya “numpang lewat” dan berlalu begitu saja.

Sejumlah kiat dapat dilakukan agar pendapatan yang Anda terima termasuk THR bisa bertahan dan digunakan untuk tujuan finansial yang lebih baik.

Banyak kejadian orang-orang itu pendapatannya cuma numpang lewat rekening saja. Hal itu terjadi karena tidak ada pencatatan dan defisit arus kas terus-menerus berlangsung.

Ketika pencatatan keuangan tidak dilakukan, kerap kali seseorang cenderung mengeluarkan uangnya untuk pengeluaran yang diinginkannya dan bukan merupakan suatu kebutuhan.

Padahal pendapatan yang dihasilkan seseorang ada baiknya dicukupkan terlebih dahulu untuk kebutuhan, baru setelah itu bisa mencukupi keinginan. Misalnya beberapa pengeluaran berdasar keinginan seperti baju mewah, tas mewah, sepatu, hingga hal-hal yang bersifat hiburan.

Kerap terjadi pengeluaran yang berdasarkan keinginan itu bersifat spontan dan tidak bisa terukur sehingga dapat menyebabkan arus kas keuangan Anda mengalami “besar pasak daripada tiang”.

Untuk itu pencatatan kondisi keuangan sebaiknya dilakukan sehingga pendapatan termasuk THR dapat digunakan dengan maksimal dan tidak berlalu begitu saja dari dompet Anda.

Sebenarnya tidak mengapa jika Anda melakukan transaksi untuk pengeluaran berdasarkan keinginan asalkan hal itu bisa terukur. Seperti kebiasaan minum kopi di kafe mahal atau kebiasaan menonton film di bioskop dengan layanan mewah boleh saja dilakukan asalkan Anda sudah memiliki perkiraan rata-rata pengeluaran yang bisa dikeluarkan untuk kegiatan tersebut.

Misalnya hitung pengeluaran tiap bulannya untuk pengeluaran itu, lalu ditotal misalnya dari Januari sampai Maret. Ketiganya ditambahkan lalu dibagi sesuai jumlah bulannya. Akan ditemukan rata-ratanya, jadi kalau misalnya di bulan depannya ternyata uang yang dikeluarkan lebih dari jumlah rata-rata maka artinya Anda harus berhenti nih karena overbudget.

Dengan begitu pendapatan Anda termasuk THR dapat bermanfaat sesuai dengan tujuan finansial Anda dan tentunya kondisi keuangan Anda dapat terukur sehat atau tidaknya.