Arifin Diterbitkan 13 June 2022

Ragam Cara Mencegah Food Waste

Indonesia merupakan penghasil sampah makanan terbanyak kedua di dunia menurut Economist Intelligence Unit (EIUI).

Tahukah Anda, sebelum menjadi makanan yang siap santap, makanan melewati proses yang sangat panjang. Mulai dari ditumbuhkan, dirawat, dipanen, dikemas, didistribusi, kemudian dimasak. Seperti dilansir Suara Sampah, dalam setiap tahapannya, ada energi yang digunakan, tenaga yang dipakai, sampah dan limbah yang dihasilkan, juga gas rumah kaca yang dilepaskan. Sehingga alangkah sayangnya saat makanan menjadi food waste.

Sampah makanan dapat menjadi bencana lingkungan. Food waste merupakan salah satu penyebab pemanasan global. Sisa makanan yang seharusnya bisa terurai, saat dibuang di kantong plastik, hanya akan membusuk dan menghasilkan gas metana (gas rumah kaca). Gas metana ini membuat bumi semakin panas dan memicu krisis iklim yang mengakibatkan bencana lingkungan.

Sampah makanan terjadi pada tingkat distribusi maupun konsumsi. Seperti diungkap CIMSA UI, pada tingkat konsumsi, sampah makanan berasal dari sisa potongan sayur atau buah serta kebiasaan menyisakan makanan. Kebiasaan menyisakan makanan ini tidak terlepas dari perilaku seperti:

>> Makan tidak sesuai porsi makanan

>> Membeli atau memasak makanan yang tidak disukai

>> Gaya hidup dan rasa gengsi bila menghabiskan makanan di depan orang banyak

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk meredam food waste? Langkah yang terlihat sederhana namun sesungguhnya berdampak adalah dengan menghabiskan makanan. Misalnya ketika makan di restoran, pilihlah menu yang porsinya sesuai dengan kapasitas perut, sehingga tidak ada makanan yang bersisa.

Anda pun dapat melakukan sejumlah hal berikut yakni:

>> Memasak bahan makanan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan agar tidak menjadi limbah

>> Menyimpan makanan dengan baik agar dapat dikonsumsi untuk jangka waktu yang lama

>> Apabila makanan tidak habis, simpan makanan dalam kulkas dan makanan bisa kembali dimakan pada hari berikunya.