Arfianingrum Pujiastuti Diterbitkan 14 June 2022

Aktivitas Ini Bisa Anda Coba Untuk Melatih Motorik Anak

Orang tua perlu mendidik anak secara holistik dalam artian melakukan olah cipta, olah rasa, olah karsa, olah raga. Di antaranya dengan melatih motorik anak. Maka pelonggaran sejumlah pembatasan serta dibukanya ruang-ruang publik seperti taman, merupakan kabar gembira bagi orang tua.

Pada akhir pekan kemarin misalnya, saya melihat sejumlah anak bermain di area bermain anak yang ada di Taman Lapangan Banteng. Hal tersebut bermanfaat di antaranya melatih motorik anak.

Perkembangan motorik anak terbagi dalam dua kategori yakni motorik halus dan motorik kasar.

Keterampilan motorik halus mengacu pada gerakan kecil di tangan, pergelangan tangan, jari, kaki, jari kaki, bibir, dan lidah. Terampil motorik halus berarti anak mampu mengontrol objek-objek yang melibatkan koordinasi mata-kaki dan mata-tangan.

Seperti dilansir Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, berikut sejumlah contoh kegiatan yang melatih motorik halus:

>> Mewarnai

>> Menggunting dan melipat kertas

>> Bermain plastisin

>> Menempel stiker

Keterampilan motorik kasar melibatkan perkembangan otot. Keterampilan motorik kasar meliputi keterampilan gerak lokomotor dan non-lokomotor, manipulatif.

Contoh kegiatan yang melatih motorik kasar, di antaranya:

>> Bermain di luar ruangan

>> Lempar bola di halaman rumah

>> Meminta anak Anda membantu pekerjaan rumah tangga sederhana