Restoran The Canteen Di Inggris Menyediakan Info Jejak Karbon Di Menunya

August 11, 2022
Uncategorized

Arifin

Semangat mesra dengan alam telah mengalir sampai jauh. Simaklah apa yang dilakukan Restoran The Canteen.

Restoran The Canteen yang terletak di barat daya Inggris tidak hanya menyediakan harga setiap hidangan di menunya melainkan juga informasi mengenai jejak karbon yang terkandung di dalam sajian.

Menu beetroot and carrot pakora with yoghurt, misalnya, hanya bertanggung jawab atas 16 gram emisi CO2. Ada pula menu terung dengan saus miso dan harissa dengan tabbouleh dan roti panggang Zaatar menghasilkan 675 gram karbon dioksida.

Menu di restoran tersebut juga mencatat perbandingan dengan hidangan yang tidak mereka sajikan, yaitu burger daging sapi yang diproduksi di Inggris yang menghasilkan emisi 10 kali lipat dibandingkan olahan alternatifnya.

The Canteen pada Juli menjadi restoran pertama yang setuju untuk menyajikan informasi jejak karbon pada menu yang mereka sajikan di bawah kampanye yang dipelopori oleh Viva!, sebuah badan amal kampanye vegan di Inggris.

Manajer restoran The Canteen Liam Stock menyebut langkah tersebut sebagai cara untuk melihat dan memahami tindakan yang telah dilakukan manusia terkait krisis iklim. Mengenai apakah jejak karbon memengaruhi pilihan pesanan para pengunjung, hal tersebut masih perlu untuk dilihat kembali. Namun demikian, Stock mengatakan inovasi menu restorannya telah memicu minat dan dukungan.

Menyediakan informasi jejak karbon di menu merupakan terobosan. Sebelumnya lazimnya restoran besar di Inggris menyediakan informasi mengenai kalori di menu.

Adapun hidangan di restoran The Canteen menghasilkan jejak karbon rendah karena sebagian besar bahannya bersumber dari dalam negeri.

Untuk menghitung jejak karbon pada makanan, The Canteen mengirimkan resep dan sumber bahan yang mereka gunakan ke perusahaan khusus bernama MyEmissions. Perusahaan itu dapat menghitung dampak karbon yang dihasilkan dengan mempertimbangkan aspek pertanian, pemrosesan, pengangkutan, hingga pengemasan.

Sumber: Antara, AFP

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd