Carian
Mari Berproses Dan Melambat
August 29, 2022 Arifin

Di segala yang serba instan serta kecepatan teknologi, kita perlu melambat. Melambat dengan memahami bahwa segala hal memerlukan proses. Anda bisa dengan menekuni suatu keterampilan tertentu ataupun sekadar menelaah proses produksi karya.

Keterampilan itu di antaranya yang melibatkan kecekatan tangan. Ada menenun, membatik sebagai contoh. Untuk menghasilkan kain tenun, serta kain batik, memerlukan waktu berbulan-bulan, serta proses berlapis. Tidak sekali jadi, tidak instan. Maka tak mengherankan harga kain tenun serta kain batik pun menyelaraskan dengan proses bulanan yang diperlukan untuk menghasilkan suatu karya.

Masih terkait keterampilan, Anda juga bisa berkunjung ke pameran lukisan. Untuk menghasilkan satu lukisan yang melibatkan presisi tertentu, maka dapat memakan waktu bulanan, bahkan bisa tahunan. Hal tersebut juga dapat selaras dengan harga sebuah lukisan yang memperhitungkan lamanya pembuatan karya tersebut.

Anda pun sesungguhnya dapat belajar untuk berproses dan melambat. Di samping menelaah proses menenun, membatik, melukis, Anda bisa menjalaninya di antaranya dengan bermain Lego, mewarnai gambar doodle, merajut, dan sebagainya. Mengapa hal tersebut dapat diperlukan? Dikarenakan waktu, fokus, bisa menjadi sesuatu yang sulit dicari dengan kemajuan teknologi serta multitasking yang menanti. Otak seakan penuh, tersibukkan dengan kelebat di media sosial. Fokus pun dapat menjadi sesuatu yang “langka” karena kesulitan dalam mengerjakan aneka hal.

Istri saya melakoni berproses dan melambat dengan bermain Lego. Membangun dari keping demi keping Lego untuk menghasilkan baik itu bangunan, kendaraan, dan sebagainya. Ada intensitas, fokus yang utuh, serta benak yang sejenak rehat dari kegaduhan. Bagaimana dengan Anda, tertarik untuk berproses dan melambat? Hal apa yang kiranya Anda lakukan untuk berproses dan melambat?

Komen