Pulang Ke Rumah, Lapis Emosi Dan Memori 

January 31, 2023
Uncategorized

Arifin

Apa makna rumah bagi Anda? Secara sederhana, dapat diartikan sebagai tempat berlindung dari panas dan dingin. Namun, rasanya lebih dari itu. Ada tautan psikologis, emosional, memori yang juga tertambat disana.

Pada film Keluarga Cemara, salah satu tonggak cerita yang diurai adalah tentang rumah. Terbiasa hidup di rumah di kota, lalu karena kondisi perekonomian keluarga, migrasi ke rumah keluarga di desa.

Ada kerinduan dengan segala kehidupan, fasilitas rumah di kota. Namun, dengan cerdik disuguhkan dalam skenario cerita, bahwa rumah tak hanya sekadar bangunan fisik, melainkan juga orang-orang di dalamnya yang menghidupi, memberikan nyala kehidupan di rumah tersebut.

Maka setelah berdamai dengan keadaan, nrimo, Keluarga Cemara pun memperbaiki segala fisik rumah, serta hidup secara jiwa dan pikiran di rumah di desa tersebut.

Pulang ke rumah, hal tersebut menjadi pusat episentrum yang dihadirkan penulis Dedy Vansophi pada cerita pendeknya Rumah yang Tak Pernah Dipugar. Dikisahkan Pak Kardi yang enggan untuk memugar rumahnya di kampung, sekalipun kedua anaknya yakni Mardi dan Marni telah sukses dengan pekerjaannya di kota.

Ternyata, Pak Kardi memiliki misi dan filosofi, bahwa rumahnya yang sederhana tersebut, dapat menjadi “saksi”, “penyemangat”, bagi warga kampung sekitar, bahwa kondisi saat ini, kemiskinan, kekurangan, dapat berubah, serta anak-anak dari warga kampung pun sesungguhnya mempunyai kesempatan untuk memiliki kehidupan finansial yang baik.

Pulang ke rumah, hal tersebut jugalah yang seakan “memanggil” jutaan, bahkan milyaran orang. Entah itu pada Tahun Baru Imlek, pada Lebaran, pada Thanksgiving.

Jendela, kursi

Atau bunga di meja

Sekelumit lirik pada lagu Rindu dari Banda Neira. Ada rindu, dan seakan rumah menjadi teman bicara yang akrab dengan diri. Pada segenap sudut, furnitur, serta segala cerita di tempat yang disebut rumah.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd