Carian
Mengeja Bersama Waktu 
February 1, 2023 Arifin

Jam dinding yang berdetak, simultan

Kuala Lumpur, Jakarta, London, New York, Tokyo, Timbuktu, dan kota-kota atau di ujung desa itu

Ku lihat arlojiku, bergerak dengan caranya

            Tiap kita punya waktunya masing-masing

            Sama-sama menjalani hari, namun kitalah yang memilah dan memilih mau dibawa kemana 24 jam itu

Adakah kini adalah kini?

Atau digelayuti masa lalu?

Diayun bimbang cakrawala masa mendatang

            Ada yang merasa waktunya tak pernah cukup untuk ini-itu

            Ada yang merasa mengapa begitu lama jam ini berputar

            Ada yang merasa tersia-siakan, lalu mengutuk jam pasir itu

            Ada yang memupuk, lalu tumbuh bersama waktu investasinya

Ada yang mencari selama ratusan purnama

Ada yang menanti selama pergantian hari

Ada yang sudah menemukan dan hidup dengan turbulensinya

            Ojo dibandingke

Ada yang mengeja bersama waktu

Ada yang berselancar dengan masa

            Bersama masa, ada rupa-rupa rasa yang kita cicipi

            Di lekuk waktu, kita tahu itulah bekal kita untuk di sini dan di sana

Komen