Carian
Curi Perhatian Dengan Menulis Kalimat Secara Pendek 
March 1, 2023 Arifin

Apakah Anda kerap menulis kalimat secara panjang, lebar, bertele-tele? Pada beberapa sosok berikut yakni Dahlan Iskan, Raditya Dika, Dewi Lestari menyarankan untuk menulis kalimat secara pendek.

Jurnalis senior Dahlan Iskan mengungkap agar lead pada sebuah tulisan mengandung dua hal sekaligus yakni penting dan menarik. Di samping lead tersebut, Dahlan juga belajar dari media sosial (medsos).

“Saya belajar dari media sosial bagaimana menulis kalimat pendek, namun kaya akan deskripsinya,” tutur mantan Menteri BUMN RI tersebu dalam acara BEGINU.

Menurutnya dengan medsos, orang terbiasa dengan hal yang pendek-pendek. Di samping itu terdapat doktrin lama jurnalisme yakni tulisan panjang itu membuat orang sulit bernapas. Pembaca bisa sampai kehabisan napas kalau kalimatnya terlalu panjang.

Sementara itu, Raditya Dika dalam kelas menulisnya pernah mengungkap untuk membuat ikhtisar dari karya secara pendek. Sependek apa? Sependek waktu ketika menjelaskan kepada seseorang saat menaiki lift. Raditya menjelaskannya dengan contoh, ketika ia “menjual” ide naskah film Hangout dilakukan dalam pembicaraan di lift.

Menulis kalimat secara pendek juga diungkap Dewi Lestari. Penulis 18 buku ini mengungkap bahwa sejatinya kalimat yang dipublikasi sudah bukan lagi untuk hanya dikonsumsi sendiri. Maka menurutnya dalam melakukan editing, terapkan prinsip: iris kalimat sampai tak bisa berdarah lagi. Dengan begitu tulisan yang dihasilkan akan menjadi tajam.

Komen