Memperingati Hari Tidur Sedunia, Cari Tahu Lebih Jauh Tentang Tidur
Arifin
World Sleep Day atau Hari Tidur Sedunia adalah peringatan tahunan untuk mengajak bertindak tentang isu-isu penting yang berkaitan dengan tidur, termasuk kesehatan, pendidikan, aspek sosial, dan lainnya.
Melansir situs National Today, Hari Tidur Sedunia dirayakan setiap tahunnya dengan tanggal yang berbeda-beda di bulan Maret. Untuk tahun ini, Hari Tidur Sedunia 2023 diperingati pada tanggal 17 Maret. Meski tanggalnya bervariasi setiap tahun, hari itu dirayakan selalu tetap sama di bulan Maret.
Biasanya Hari Tidur Sedunia jatuh pada tanggal antara 10-20 Maret tiap tahunnya. Seperti dilansir situs World Sleep Day, peringatan Hari Tidur Sedunia diadakan pada hari Jumat sebelum Ekuinoks Vernal Musim Semi setiap tahun. Untuk tahun ini pada 17 Maret 2023 dan tahun depan pada 15 Maret 2024.
Pada beberapa artikelnya, Tajria telah menurunkan beberapa sisi dari tidur. Mari disimak rangkuman singkatnya berikut ini.

Ingin tahu lebih jauh tentang tidur, Anda dapat membaca buku Why We Sleep karya Matthew Walker. Dalam bukunya dijelaskan tidur yang teratur baik bagi kesehatan mental. Dikarenakan otak menjadi lebih reaktif secara emosional ketika kurang tidur. Defisit tidur juga membuat kita rentan depresi dan cemas.
Tidur juga memperkuat memori kita. Mempersiapkan otak kita untuk membuat ingatan baru, memperkuat ingatan tersebut, dan mencegah lupa. Maka terdapat saran, bagi Anda yang akan menghadapi ujian ataupun presentasi keesokan harinya, baiknya untuk tidur yang cukup serta jangan begadang.
Usahakan pula untuk bangun dan tidur di waktu yang sama setiap harinya. Hal tersebut merupakan kiat untuk menghadirkan tidur yang berkualitas.
Senyampang dengan itu, satu kajian baru-baru ini menyatakan bahwa jadwal tidur yang tidak teratur boleh meningkatkan risiko kemurungan dan mengganggu kualitas tidur secara keseluruhan. Dalam jangka panjang, jadwal tidur yang tidak teratur boleh menyumbang kepada insomnia dan masalah kesehatan yang lain.
Salah satu hal yang dapat “mengacaukan” jadwal tidur Anda adalah mengonsumsi kopi pada saat yang tidak tepat.
Efek kafein yang berdampak pada tidur dapat bertahan lama setelah tegukan terakhir kopi. Begitu berada di dalam tubuh, kafein bertahan selama beberapa jam.
Karena lamanya waktu yang dibutuhkan kafein untuk meninggalkan sistem Anda, disarankan untuk tidak minum kafein sebelum tidur, setelah makan malam, untuk memitigasi kemungkinan Anda menghabiskan waktu berjam-jam terjaga, ketika seharusnya tertidur.
Sekiranya Anda ingin mendapatkan tidur dalam tempo yang terdekat atau kurang daripada 6 jam, pastikan Anda tidak minum atau makan hidangan seperti kopi dan sebagainya. Sebaliknya, sediakan susu atau teh hangat untuk ketenangan sepanjang waktu tidur.
Adapun untuk ayah-bunda, mari perhatikan durasi tidur dari ananda. Contohnya, anak berusia 4 hingga 12 bulan baiknya mempunyai durasi tidur selama 12 hingga 16 jam per hari. Kemudian 1 hingga 2 tahun tidur selama 11 sampai 14 jam per hari. Sedangkan untuk usia 3 sampai 5 tahun, tidur 10 hingga 13 jam per hari.
Lalu pada anak usia sekolah yakni 6 hingga 12 tahun, dianjurkan untuk tidur selama 10 hingga 12 jam per hari, serta usia 13 hingga 18 tahun tidur selama 8 hingga 10 jam per hari.