Arifin Diterbitkan 24 March 2023

Sesungguhnyalah Waktu 

Jam dinding yang berdetak

Jam pasir yang membisikkan suara

Jam di tangan, kepala yang senantiasa memikirkan kemungkinan, perandaian

            Masa lalu biarlah berlalu

            Ditengok untuk diambil hikmah secukupnya

            Bukan untuk berandai, seandainya, jika

            Atau menyesal berlarutan, mengutuk masa

Masa depan, takar resahmu secukupnya

Siapkan kini untuk nanti

Prediksi demi prediksi, bisa jadi tak semuram itu

Payung di tangan, busana aneka cuaca di laci

Bersiap, berencana, tidak menyerahkan saja pada waktu

            Dan kini,

            Hidup-hiduplah

            Rayakan kesempatan yang ada

            Syukuri segala

            Sesungguhnyalah