Carian
Ketika ‘Stuck’ Dalam Menulis 
April 7, 2023 Arifin

Stuck, ‘macet’ dalam menulis merupakan hal yang wajar. Sekaliber apa pun penulis, stuck merupakan palagan yang harus dilalui. Apa saja yang dapat dilakukan jika terjadi ‘macet’ dalam menulis?

Jika yang Anda kerjakan adalah cerita pendek (cerpen) ataupun novel, maka lihatlah dalam kerangka besarnya. Apakah telah sesuai dengan peta jalan awal, atau menjalani saja untuk kemudian “tersesat kemudian” dalam belantara tulisan sendiri. Maka lihat gambaran besarnya, urai perlahan.

Anda juga dapat meminta bantuan rekan untuk membaca cerpen ataupun novel itu. Mata lainnya bisa jadi akan melihat celah, kekurangjelasan dari tulisan Anda.

Kala stuck dalam menulis, salah satu kiatnya adalah dengan membiarkannya. Beri jeda. Beri jarak dengan tulisan. Mungkin pada beberapa hal ada kejenuhan berinteraksi bersama tulisan tersebut secara intens. Dengan beristirahat selama beberapa waktu, semoga ketika bersua dengan tulisan tersebut, akan menemukan jalan sendiri untuk melanjutkan penulisan.

Menulis lazimnya dilakukan sembari duduk, dalam waktu tertentu. Jika stuck, Anda dapat melakukan gerakan, entah itu olahraga, berjalan kaki, dan sebagainya. Ide sesungguhnya merupakan sesuatu yang bergerak, maka agar sefrekuensi, diperlukan gerakan pada tubuh juga, yang nantinya berpengaruh pada pikiran.

Bergerak, berolahraga, juga dapat memunculkan hormon endorfin, yang sekiranya berguna bagi tubuh dan terhubung dengan kreativitas dalam menulis. Anda juga dapat berenang. Kala berenang ketika di posisi vertikal, akan menyeimbangkan kerja otak, yang dapat berperan membuka stuck, macet ide di kepala.

Masih terkait ide yang mengalir, mandi, kamar mandi, juga dapat menjadi cara lainnya. Ketika mandi ataupun di kamar mandi, fokus akan lebih tercurah, distraksi akan lebih minim (lazimnya peralatan elektronik tak ikut serta di sini). Melamun, berimajinasi, memikirkan dengan mengurai stuck di tulisan sembari berlatar air yang mengalir, merupakan cara yang layak dicoba.

Komen