Carian
Belajar Tentang Cara Belajar 
April 10, 2023 Arifin

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.”

–          Al Qur’an Surat An-Nahl Ayat 78

Bulan Ramadan merupakan saat yang baik untuk belajar, mentadaburi ayat-ayat suci. Di antaranya dengan menelaah lebih lanjut makna demi makna dari kitab suci.

Belajar merupakan hal yang sejatinya dilakukan seumur hidup. Secara teori mungkin kita tahu, tapi dalam praktiknya kadang terlupa. Sekalipun telah rampung menamatkan bangku sekolah, universitas, bukan berarti lalu henti belajar. Belajar akan senantiasa perlu dilakukan.

Salah satu diskusi yang memantik tentang ranah pendidikan, mengenai relevankah apa yang dipelajari di bangku sekolah, kuliah dengan kehidupan nyata, dengan kehidupan setelah sekolah formal tersebut?

Bukan, bukan berarti sia-sia, sekolah, kuliah, yang telah kita tempuh. Melainkan perlu kiranya untuk menyematkan kata belajar di diri setiap kali.

Perkembangan zaman dapat menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan. Kala kita menempuh pendidikan formal dahulu, Twitter, TikTok, YouTube, adalah sesuatu yang belum ada. Namun, kini ketiga aplikasi tersebut menemani hari-hari kita. Tak hanya itu, bahkan dapat menjadi kesempatan, peluang, untuk menjadikan wahana tersebut sebagai profesi, personal branding, dan sebagainya.

Basis yang dipelajari di pendidikan formal dulu, bisa menjadi fondasi untuk berkiprah, baik itu di Twitter, TikTok, YouTube. Ataupun dapat dipelajari, kreatif membuat konten, mengulik media sosial tersebut (bagaimana cara bekerjanya, apa yang diminati publik, konsisten membuat konten), dan sebagainya.

Kita hidup di zaman yang bergerak, terdapat kodrat alam, kodrat zaman, maka dengan belajar, belajar, belajar itulah, kita tetap dapat relevan serta memanfaatkannya sebagai peluang.

Komen