Melihat Dari Sudut Pandang Orang Lain 

April 10, 2023
Uncategorized

Arifin

“Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya…hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.” – Harper Lee

Kiranya pernyataan dari penulis novel To Kill a Mockingbird tersebut layak menjadi perenungan di bulan Ramadan ini. Terlebih ketika ibadah sosial turut menyertai ibadah personal. Interaksi dengan manusia lainnya biasanya meningkat di Ramadan ini.

Entah itu reuni yang berpadu dengan buka puasa bersama, berkunjung ke rumah sanak saudara, berbagi takjil, dan sebagainya. Berbagai interaksi tersebut hendaknya menyadarkan diri untuk tidak terlampau egosentris lagi.

Kita bisa menjadi begini karena ada latar yang melingkupi, entah itu pendidikan, status sosial, latar belakang keluarga, keberdayaan informasi, pilihan yang kita lakukan, dan sebagainya. Maka secukupnya saja untuk melihat dan mempertanyakan mengapa orang lain begitu sih, mengapa orang lain begini sih.

Menarik adanya ketika ada reality show yang mencoba menghadirkan sudut pandang menjadi orang lain. Selama satu hari atau beberapa jam, seseorang mencoba menjalani peran yang dijalankan oleh orang lainnya.

Bertukar peran dalam reality show tersebut, menghadirkan sudut pandang lainnya. Lalu bayangkan pula jika seseorang telah melakukan hal tersebut terus-menerus, melekat menjadi kebiasaan, maka empati pun teramat mungkin hadir. Rasa syukur pun terbit.

Melihat dari sudut pandang orang lain juga dapat dilakukan dengan mendengarkan manusia lainnya ketika berbicara. Mendengarkan secara sadar dan penuh. Anda dapat menggali mereka dengan pertanyaan demi pertanyaan, maka ada sisi dari orang lain tersebut yang dapat Anda ketahui. Pun begitu mengapa mereka mengambil keputusan ini serta keputusan itu. 

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd