Tertarik Lebih Sering Berjalan Kaki? 

April 18, 2023
Uncategorized

Arifin

Di ruang publik, berdampingan, beriringan, antara pengendara serta pejalan kaki. Sayangnya dari sejumlah fakta di kota-kota Indonesia, sejumlah hak pejalan kaki kerap diabaikan.

Di antaranya jalur kuning atau guiding block (ubin pemandu bagi tunanetra). Sejumlah ubin pemandu di berbagai kota, dapat “ditempati” oleh pedagang, dinaiki kendaraan bermotor, serta terhalang benda lainnya.

Guiding block sendiri berfungsi sebagai pengarah supaya tunanetra dapat berjalan lurus mengarah ke suatu tujuan tertentu. Guiding block berwarna kuning dengan tingkat kekasaran permukaan yang berbeda supaya dapat dikenali secara mudah oleh low vision maupun orang buta. Dengan adanya ubin pemandu tersebut membuat para penyandang tunanetra menjadi lebih mudah untuk berjalan di ruang publik secara mandiri atau tanpa pendampingan.

Hak pejalan kaki lainnya yang kerap diabaikan yakni kesempatan secara nyaman untuk menyeberang di zebracross. Beberapa kendaraan kerap merangsek hingga menempati zebracross saat lampu merah menyala. Ataupun enggan memberikan kesempatan pejalan kaki menyeberang dengan tenang. Seperti dilansir Koalisi Pejalan Kaki, rata-rata 20 detik waktu yang tersedia bagi pejalan kaki untuk menyeberang di zebracross dan pelican crossing.

Hak pejalan kaki lainnya yang kerap diabaikan yakni trotoar. Entah itu ditempati oleh pedagang, dinaiki kendaraan bermotor, trotoar yang menyempit serta tidak nyaman untuk dijadikan tapak perjalanan, ataupun beralih fungsi menjadi jalan raya. Padahal kiranya trotoar yang nyaman, jembar, dapat menjadi pemicu, pemacu orang untuk berjalan kaki.

Jika merujuk pada studi yang dilakukan para ilmuwan di Stanford University, Amerika Serikat,  maka orang Indonesia dikategorikan sebagai yang paling malas berjalan kaki. Penelitian menggunakan alat bantu data smartphone untuk melacak aktivitas fisik yang dilakukan lebih 700.000 orang di 111 negara. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa rata-rata orang Indonesia hanya aktif berjalan sebanyak 3.513 langkah saja. 

Padahal kiranya kecenderungan malas berjalan kaki dapat menimbulkan beberapa ganguan kesehatan, salah satunya adalah obesitas. Sementara jalan kaki tidak hanya merupakan olahraga yang murah dan ringan, tapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Seperti dilansir Kementerian Kesehatan RI, terdapat sejumlah manfaat berjalan kaki secara rutin:

>> Baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol

>> Mencegah diabetes tipe 2

>> Menurunkan berat badan

>> Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

>> Mengurangi stres

>> Mencegah osteoporosis

Berjalan kaki juga dapat menghasilkan reaksi psikologis yang membuat Anda merasa lebih nyaman dan membuat mood Anda lebih baik.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd