Arifin Diterbitkan 27 April 2023

Meluaskan Minat Anak, Menyelami Kecerdasan Majemuk 

Neville Longbottom dikenal sebagai siswa yang kikuk di Sekolah Hogwarts. Berbagai mata pelajaran sihir pun kurang terampil diikutinya, kecuali pada pelajaran Herbologi. Ia begitu ahli pada Herbologi, maka ketekunan dan kemampuannya ini pun menjadi “pintu masuk” bagi abdi setia Voldemort untuk memuluskan rencananya. Ketika Harry Potter kesulitan dalam tugas yang memerlukan bernapas di bawah air, buku Tanaman-Air Gaib Laut Tengah yang telah “dititipkan” kepada Neville menjadi kunci jawaban.

Dalam kehidupan, bisa jadi ada perasaan payah, kalah, pada beberapa hal. Namun, bisa jadi ada satu bidang, suatu keterampilan, yang seseorang itu begitu menyukai, menguasai, passion-nya. Maka tak mengherankan dalam ranah pendidikan, dikenal kecerdasan majemuk. Bahwasanya di balik keterbatasan anak, terdapat kelebihan yang belum tereksplor dengan baik. 

Terdapat berbagai macam Kecerdasan Majemuk yakni Kecerdasan Bahasa atau Linguistik, Kecerdasan Visual dan Spasial, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Logika Matematika, Kecerdasan Interpersonal, Kecerdasan Intrapersonal, Kecerdasan Kinestetika, Kecerdasan Naturalis, Kecerdasan Eksistensial.

Maka jika merujuk pada ragam kecerdasan tersebut, galilah, kembangkan kecerdasan yang dimiliki. Di samping itu dapat menstimulasi ragam kecerdasan lainnya. Sebagai contoh jika anak memiliki kecerdasan bahasa – kecerdasan yang memiliki kepekaan terhadap kebermaknaan bahasa, meliputi tata bahasa, struktur kalimat, bunyi, fungsi dan permainan bahasa. Kegiatan yang digemari oleh kecerdasan ini adalah senang bercerita, senang menulis, menyukai kegiatan literasi, punya banyak perbendaharaan kata dan lain-lain.

Jika telah memiliki kecerdasan bahasa, dapat dilengkapi, distimulasi pula dengan ragam kegiatan lainnya, misalnya yang melibatkan kinestetika, musikal. Intinya adalah meluaskan minat anak. Merupakan tugas orang tua dan guru menyediakan anak dengan sebanyak mungkin kesempatan “mencicipi” pengetahuan dari berbagai bidang. Perlu diingat minat dari anak dapat berubah dan berkembang.

Meramu berbagai kecerdasan, seperti visualisasi data, bidang yang menggabungkan sains dan seni – merupakan salah satu contoh. Tentu masih ada beragam contoh lainnya yang melibatkan ragam kecerdasan yang ada. Dan hal itu dapat ditempuh oleh orang yang ahli dengan aneka kecerdasan ataupun terjadi kolaborasi antara orang-orang yang terampil dengan kecerdasan tertentu.