Apa Saja Sih Manfaat ‘Gap Year’? 

May 9, 2023
Uncategorized

Arfianingrum Pujiastuti

Gap year artinya mengambil jeda untuk beristirahat dari pendidikan formal. Dengan kata lain, gap year adalah kondisi ketika seseorang memutuskan untuk enggak kuliah di tahun pertama setelah lulus dari SMA. Umumnya, gap year berlangsung selama 1 atau 2 tahun, tergantung dari keputusan individu sendiri.

Seiring dengan telah keluarnya hasil seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), serta bersiap dengan ujian tulis berbasis komputer-seleksi nasional berdasarkan tes (UTBK-SNBT), serta seleksi mandiri PTN, maka opsi gap year layak untuk jadi pertimbangan.

Berbagai alasan dapat melatarbelakangi mengapa seseorang memilih gap year. Adapun selama gap year tersebut, sesungguhnya dapat digunakan untuk menjadi volunteer, belajar skill baru, menyalurkan hobi, dapat intensif mempersiapkan seleksi masuk universitas.

Dengan melakukan gap year, sesungguhnya juga dapat lebih mengenali kelebihan dan kekurangan pada diri. Jeda waktu yang ada, dapat ditelusuri tuh mengenai passion, melihat opsi jurusan kuliah lainnya. Hal ini dapat meminimalisir “salah jurusan” ketika di universitas, dikarenakan ada waktu lebih untuk tahu lebih lanjut mengenai jurusan, universitas yang akan dipilih.

Gap year dapat menjadi big break, serta lebih mengenali dunia. Sekiranya skill set apa yang diperlukan untuk menempuh pendidikan dan karier nantinya. Dikarenakan dunia bergerak dengan kecepatannya. Maka perlu kecermatan untuk memandang dunia serta proyeksi masa mendatang.

Dengan melakukan gap year juga dapat sejenak berefleksi. Hari-hari sebelumnya teramat mungkin telah begitu sibuk hari per hari, dengan persiapan ujian, ujian. Yang penting dicermati pada gap year yakni memanfaatkan waktu secara positif, serta upayakan untuk berada di lingkungan yang sekiranya membantu bagi pengembangan diri.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd