Berkarya Melalui Media Sosial
Arifin
Masifnya penggunaan media sosial dapat berpengaruh pada sektor lainnya. Dikarenakan dalam sehari saja, sejumlah data memperlihatkan kekerapan waktu yang dihabiskan.
Secara rata-rata pengguna internet di Malaysia berusia antara 16 hingga 64 tahun, menghabiskan masa selama dua jam 47 menit menggunakan media sosial setiap hari, lebih tinggi dibanding rata-rata global yaitu dua jam 31 menit.
Sedangkan rata-rata waktu penggunaan media sosial di Indonesia yakni 197 menit atau sekitar 3,2 jam per hari. Selain digunakan untuk berkomunikasi, media sosial juga menjadi sarana untuk berbisnis, mencari hiburan, serta memperoleh informasi.
Media sosial berpengaruh terhadap sektor lainnya, di antaranya pada media, serta penulisan. Jurnalis senior Dahlan Iskan mengaku belajar dari media sosial (medsos).
“Saya belajar dari media sosial bagaimana menulis kalimat pendek, namun kaya akan deskripsinya,” tutur Dahlan dalam acara BEGINU. Menurutnya dengan medsos, orang terbiasa dengan hal yang pendek-pendek.
Dahlan mengungkap agar lead pada sebuah tulisan mengandung dua hal sekaligus yakni penting dan menarik. Sementara itu majalah Tempo, memiliki doktrin “Enak Dibaca dan Perlu”. Lalu pada pelatihan kreator konten yang pernah saya ikuti, saran dari pemateri untuk konten yaitu to the point, bermanfaat, dan fun.
Ada garis merah yang sama dari prinsip-prinsip di atas yakni ‘menarik’, ‘enak dibaca’, ‘fun’. Jika Anda ingin menjadikan media sosial sebagai sarana untuk berbisnis, menghadirkan hiburan, serta memberikan informasi – maka prinsip tersebut dapat digunakan.
Di samping itu perhatikan pula karakter dari media sosial yang digunakan. Lain media sosial, maka bisa ada yang harus diadaptasi, serta disesuaikan dalam kontennya.
Contohnya Twitter, yang mengandalkan pada kekuatan kata. Di Instagram, Anda dapat menggunakan infografik (yang memadukan gambar, kata-kata singkat namun mengena). Sedangkan untuk reels, TikTok, komposisi musik sebagai contoh turut menentukan menghadirkan atmosfer ‘menarik’, ‘fun’.