Terlalu Sering Duduk Bisa Menyebabkan Masalah Postur
Arifin
Apakah Anda terlalu sering duduk dalam keseharian? Ketahuilah masalah yang dapat disebabkan dari terlalu sering duduk, yakni masalah postural dan kardio metabolik.
Terkait masalah postural dan nyeri, duduk dalam waktu lama bisa menyebabkan otot dan tendon menjadi kaku, menyebabkan sindrom nyeri patellofemoral, yakni kondisi ketika tulang rawan di bawah tempurung lutut rusak yang juga dikenal sebagai “lutut pelan”, dan dapat menyebabkan nyeri punggung bawah.
Duduk di tempat kerja dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan nyeri leher.
Untuk bisa mengurangi kekakuan otot atau nyeri punggung, disarankan melakukan peregangan seperti lunge atau squat yang lambat dan terkontrol, atau hanya duduk dalam posisi yang lebih ramah sendi.
Duduk terlalu lama juga menyebabkan metabolisme tubuh akan melambat, sirkulasi menyempit dan kemampuan untuk menangani glukosa terganggu. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan ukuran pinggang hingga risiko diabetes.
Untuk mengatasi masalah penyakit metabolik atau postur tubuh karena terlalu sering duduk adalah menjaga layar sejajar dengan mata dan kaki rata di lantai agar tulang belakang dan pinggul berada dalam posisi yang tidak terlalu menyakitkan.
Anda juga dapat bangun dari posisi duduk setiap 15, 30, atau 60 menit. ‘Break’ dari duduk ini lebih baik bagi kesehatan dibandingkan terus-menerus duduk. Sumber: The Guardian, Antara