Carian
Menarik Secara Visual, Aku Datang! 
May 19, 2023 Arifin

Apa alasan Anda mengunjungi suatu tempat – entah itu tempat wisata, tempat makan, pameran tertentu, dan sebagainya? Dengan semakin terpaparnya kita secara visual, serta penggunaan media sosial yang meluas, bisa jadi hulu alasannya karena menarik secara visual, Instagramble.

Dari pengalaman kami sekeluarga, faktor menarik secara visual tersebut menjadi salah satu aspek. Sepertinya seru ya. Entah itu melihat dari berita tertentu, melihatnya melalui layar kaca, menelusuri story ataupun unggahan di Instagram – aspek visual menjadi salah satu parameter untuk ‘ayo berangkat ke situ’.

Kami pernah punya pengalaman, suatu tempat makan yang memiliki nuansa ala kartun Jepang yang biasa tayang di Minggu pagi. Dicek secara Instagram dan mereka yang pernah ke sana, sepertinya menarik. Ketika benar kami ke sana, ternyata secara rasa masakan agak kurang. Namun, paling tidak kami tidak hampa-hampa amat, sejumlah spot foto kami abadikan, jepret…jepret.

Dengan pola semacam itu, sebuah tempat makan, pesonanya tak hanya dari rasa masakan. Tampilan kuliner itu, cara penyajiannya, arsitektur bangunannya, vibes dari tempat makan tersebut – dapat menjadi magnet yang menarik pengunjung.

Sementara itu, menyadari ketertarikan visual tersebut, sejumlah tempat pun memberikan rekomendasi tertentu. Di antaranya spot-spot foto mana saja yang menarik, cara memotret tertentu. Seperti misalnya Galeri Indonesia Kaya yang terletak di Plaza Indonesia, melalui akun Instagram-nya membeberkan sejumlah spot foto menarik di sana.

Ingin berfoto dengan berlatarkan Monumen Nasional (Monas) yang estetik? Sejumlah tips cara memotretnya diberikan melalui akun Instagram Monumen Nasional. Lalu, tren tertentu juga dapat beririsan dengan tampilan visual yang sesuai. Tren di TikTok dan Instagram dimana membuat video ala Wes Anderson, maka spot-spot bernuansa klasik kiranya dapat menyokong secara visual. Maka sejumlah tempat bisa menjadi referensi, seperti jalan kaki di Cikini, berlatar Museum Bank Indonesia ataupun Museum Mandiri.

Komen