Tips Mengonsumsi Ragam Buah & Sayuran
Arifin
Para ahli gizi menyarankan orang-orang untuk mengonsumsi aneka jenis buah dan sayuran berbeda. Bagaimana untuk memenuhi ekspektasi tersebut?
Variasi adalah kunci. Sebagai contoh, brokoli merupakan pilihan yang bagus, tetapi jika seseorang hanya memakan sayuran ini, maka dia akan kehilangan antioksidan dari blueberry dan lycopene pigmen anti kanker yang berlimpah dari tomat yang dimasak.
Anjuran untuk mengonsumsi aneka buah dan sayuran, agar tubuh mendapatkan cukup vitamin dan mineral yang lebih dikenal hingga bioflavonoid, karotenoid, glukosinolat, fitoestrogen, organosulfida.
Bahan kimia tumbuhan ini memiliki banyak peran, di antaranya sifat antioksidan yang kuat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan detoksifikasi alami, mengurangi tekanan darah, membantu bakteri baik di usus untuk berkembang dan meningkatkan kekuatan tulang.
Nutrisi dalam buah dan sayuran juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, beberapa jenis kanker, meningkatkan kesehatan usus.
Ada pun kiat untuk mengonsumsi aneka jenis buah dan sayuran, Anda bisa mencoba sesuatu yang baru yang setiap minggu. Siapa tahu itu akan menjadi favorit baru dalam hidangan Anda.
Lalu cerdaslah dalam memasak. Bila ada beberapa sayuran yang belum digunakan, cobalah memanggangnya dengan sedikit minyak zaitun dan bumbu untuk dinikmati besok daripada membiarkannya sia-sia.
Bila biasanya merebus sayuran, coba ganti dengan mengukus, menumis, memanggang, serta menikmati varietas lain dengan tekstur berbeda di atasnya, seperti kacang.
Kiat selanjutnya, jika tak ada waktu untuk menyiapkan, Anda dapat membeli makanan yang bergizi. Misalnya memilikih makanan nabati di rak supermarket.
Tips selanjutnya orang-orang bisa menargetkan setidaknya 400 gram buah dan sayuran setiap hari, jadi setiap porsinya adalah 80 gram. Khusus untuk buah, porsi kecilnya sekitar tujuh stroberi atau 14 ceri, satu buah apel ukuran sedang, pisang atau pir.
Sumber: Mirror, Antara