Latihan Fisik & Menjaga Asupan Nutrisi Jadi Kunci Sehat Pada Usia Senja
Arifin
Seiring bertambahnya usia seseorang, maka fungsi dari organ-organ tubuh akan semakin menurun. Di antaranya adalah fungsi otot dan tulang.
Melatih kemampuan otot dan tulang serta mengonsumsi asupan bernutrisi menjadi kombinasi yang baik bagi gaya hidup sehat kelompok lanjut usia (lansia).
Untuk lansia, dikenal sarkopenia yakni berkurangnya massa dan kekuatan otot. Lalu terdapat pula permasalahan tulang-tulang keropos sehingga rapuh. Jika otot lemah, seseorang mudah jatuh. Kalau jatuh dalam kondisi keropos, maka tulang mudah patah dan itu merupakan bencana untuk orang tua.
Ada pun kelemahan pada otot dan tulang dapat dihindari lewat latihan fisik dengan menggunakan pembebanan ringan secara rutin selama 30 menit lima kali seminggu. Latihan fisik tersebut sebaiknya pula mengusung semangat kesenangan, kebahagiaan, dengan tetap menjaga kehati-hatian, agar kelompok lansia tidak terjatuh karena terlalu bersemangat.
Contohnya, latihan dengan senam ringan atau berjalan. Untuk gerakannya dapat disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing lansia. Jadi, tak ada gerakan tertentu yang harus dilakukan. yang terpenting adalah menjaga lansia untuk tetap bergerak.
Menjadi lansia, gaya hidup sehat diupayakan. Dengan kelompok lansia memperhatikan asupan protein, aktif bergerak, cukup istirahat, menjaga pola makan yang baik dengan nutrisi yang sehat dan seimbang, serta hidup bahagia dengan dukungan keluarga.
Sumber: Antara