Carian
Menulis Dimana Saja, Kapan Saja 
June 21, 2023 Arifin

Apakah Anda memiliki waktu dan tempat tertentu untuk menulis? Hal tersebut tentu baik kiranya. Mengalokasikan waktu untuk menulis, berarti menyediakan kesempatan untuk mengasah kompetensi, merutinkannya.

Waktu untuk menulis – dikarenakan menulis merupakan keahlian yang perlu senantiasa diupayakan, jam terbang menulis juga diperlukan, di samping itu aneka output tulisan merupakan portofolio karya.

Tempat tertentu untuk menulis, disana bisa diciptakan aura, atmosfer. Bisa dengan bangku yang nyaman diduduki, pemandangan yang enak dipandang, meja yang sesuai untuk menulis, dan sebagainya.

Namun, adakah Anda akan “tak bisa menulis” ketika tidak berada di jam-jam yang dialokasikan tersebut, serta tidak berada di tempat khusus menulis tersebut? Menurut hemat saya, penting juga kiranya untuk memiliki semangat, upaya, menulis dimana saja, kapan saja.

Mengapa begitu? Dikarenakan ide, mood, inspirasi bisa hadir dimana saja dan kapan saja. Sungguh sayang jika momentum tersebut tidak “ditangkap” menjadi tulisan. Paling tidak, dengan mengarsipkannya sebagai bank ide serta membuat poin-poin tertentu yang menarik untuk ditulis.

Dengan perangkat teknologi yang ada, menulis dimana saja, kapan saja, dapat lebih mudah. Dengan menggunakan laptop, ponsel – perkara menulis dimana saja, kapan saja dapat dilakukan.

Menulis dimana saja, kapan saja, merupakan aktivitas yang dapat dibiasakan. Awalnya mungkin canggung, namun ketika diasah bersama waktu, akan lebih banyak bank ide, output yang dihasilkan.

Dengan menulis dimana saja, kapan saja – juga menjadi cara untuk tidak mengulur-ulur waktu, serta menunda ide dituntaskan. Disiplin dalam berkarya perlu dihadirkan dalam aktivitas keseharian.

Meski begitu, menulis dimana saja, kapan saja, tak berarti Anda mengabaikan hak orang lain, seperti misalnya keluarga yang perlu disapa dan dibersamai. Pun begitu dengan hak diri Anda sendiri, untuk istirahat yang cukup, makan teratur. Jangan karena menulis dimana saja, kapan saja – maka hak diri tersebut menjadi terlewatkan, terbengkalai.

Komen