Carian
Mencoba Cara Lain Untuk Berkarya 
July 6, 2023 Arifin

Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti “Eksplorasi RTBnya Jakarta: Berliterasi di Ruang Terbuka Biru” di Tebet Eco Park (TEP).  Setelah mengelilingi aneka zona TEP, para peserta eksplorasi RTB tiba di Community Lawn. Disana selama 15 menit kami diajak untuk menuangkan informasi yang didapatkan selama keliling Tebet Eco Park dalam karya tulis tertentu.

Saya memilih puisi sebagai medium karya di situ. Ternyata enak juga ya menulis di taman. Pengalaman tersebut terasa segar dan berkesan, ibaratnya mencoba cara lain untuk berkarya.

Dari segi tempat, yang bertempat di taman (ruang terbuka hijau dan juga terbuka biru). Dari segi metode, yang praktis hanya menggunakan pena beserta notes. Serta dari perjalanan berkeliling, dimana aneka informasi diberikan (saya mencatat beberapa poin penting yang disampaikan narasumber), bermuara pada karya. Dari segi waktu, dimana praktis singkat saja waktu pengerjaannya (15 menit).

Kesemua faktor tersebut ternyata dapat menjadi cara lain untuk berkarya. Masih dari eksplorasi RTB tersebut, sesi berikutnya, para peserta diminta untuk saling menggali informasi dengan sesama peserta yang baru dikenalnya pada pagi itu. Selama beberapa menit, pertanyaan acak, serta mengalir saya ajukan. Beberapa poin saya catat. Lalu ketika waktu berbincang telah usai, kami diminta menuliskan hasil amatan dan wawancaranya dengan karya tulis bebas.

Berikut karya saya kala itu:

Farhan itu namanya. Ah, saya belum sempat menanyakan nama lengkapnya. Bertemu dengan orang yang lebih muda, ingatan saya pun seakan berkelana ke “darah muda”.

Tentang mimpi-mimpi, apakah salah jurusan. Ia yang memilih jalur IPA, lalu menempuh Akuntansi demi asa, harapan hidup berdaya.

Dari dua karya yang dihasilkan di Tebet Eco Park tersebut, saya mendapatkan perspektif cara lain untuk berkarya. Dengan cara yang sederhana, dengan waktu yang tidak seberapa, sesungguhnya karya tulis dapat dikreasi.

Sementara itu kreator digital Meiliana Betand yang memiliki akun Instagram @mbetand juga memiliki cara lain untuk berkarya.

“Buat yang suka nungguin mood buat gambar, yuk kita yang samperin moodnya. Rencanain dan siapin waktu yang khusus buat ngegambar,” tulisnya pada caption.

Pada tampilan videonya terlihat Meiliana Betand menggambar sembari berdiri di museum, membuat sketsa di bukunya. Kondisinya ia tidak menggunakan meja, serta banyak orang yang lalu lalang. Suasana tersebut kurang familiar baginya, tapi ingin dinikmati lagi.

Bagaimana dengan Anda, ketika buntu, stuck dalam berkarya, mungkin perlu mencoba cara lainnya untuk berkarya. Entah ke tempat tertentu, mencoba metode lainnya, dan sebagainya. Selamat mencoba.

Komen