Carian
Berpetualang Bersama Anak Naik Transportasi Umum 
July 10, 2023 Arifin

Ada banyak cara untuk menghadirkan pembelajaran bermakna untuk anak usia dini. Di antaranya dengan mengajak mereka berpetualang bersama naik transportasi umum.

Seiring dengan semakin nyaman dan beragamnya transportasi umum yang ada, maka orang tua dapat lebih menyeriusi hal ini. Ayah-bunda dapat mengajak anak naik MRT, LRT, Busway, Commuterline, dan sebagainya.

Apa saja yang bisa dipelajari? Mengantre, fokus, belajar aturan, bergerak, bersosialisasi, dan sebagainya. Ananda dapat belajar antre dan menunggu; jika transportasi umumnya belum datang, maka perlu menunggu. Jika penuh dengan penumpang, maka dapat menunggu armada berikutnya. Pun begitu kala mengantre untuk masuk dan keluar dari moda transportasi.

Dalam hal belajar aturan, misalnya ketika masuk MRT perlu tap e-money terlebih dahulu. Jika mau naik Jak Lingko perlu menunggu di bawah plang perhentian, bukan di tempat lainnya.

Di transportasi umum, anak juga dapat belajar empati. Misalnya dengan melihat langsung tempat duduk prioritas di Commuterline yang diberikan kepada orang lanjut usia, wanita hamil, penyandang cacat, ibu membawa anak. Selain itu di tempat duduk lainnya, penumpang juga biasanya memperlihatkan kepedulian dengan memberikan tempat duduk, misalnya pada orang lanjut usia.

Faedah lainnya yakni bergerak. Anak dapat bergerak secara aktif, baik ketika transit pindah lajur Commuterline ataupun Transjakarta, jalan kaki ke halte.

Pun begitu bergerak sebagai bagian dari “petualangan”, ketika telah tiba di tempat perhentiannya dapat menyambung dengan berjalan kaki. Misalnya di stasiun Kota, dapat ditempuh berjalan kaki menuju Museum Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, maupun ke area Kota Tua. Di stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), setelah tiba, dapat berjalan kaki untuk melihat tugu selamat datang nan ikonik di Bundaran HI.

Terkait bergerak aktif ini dapat dicek menggunakan arloji yang mencatat jumlah langkah yang ditempuh. Pada akhir pekan kemarin misalnya, saya bersama istri dan anak menggunakan ragam moda transportasi yakni Transjakarta, Commuterline; dengan destinasi utama daerah Kota Tua. Berkunjung ke Museum Bank Indonesia, naik delman, serta menikmati pameran Walking Through a Songline di Museum Sejarah Jakarta. Dan ternyata lebih dari 10.000 langkah tercapai.

Yuk tentukan tujuan destinasimu, serta berpetualang ke sana menggunakan transportasi umum!

Sumber: Rabbit Hole

Komen