Buntu Dalam Menulis? Apa Yang Baiknya Dilakukan
Arifin
Sama seperti lini pekerjaan lain, penulis pun dapat mengalami kebuntuan, writer’s block. Lalu apa yang dapat dilakukan?
Sebaiknya dalam menulis memberikan tenggat, kapan kiranya tulisan tersebut dapat terselesaikan secara utuh. Bila tenggat dalam hitungan hari, bulan, ataupun bahkan tahun – berikan ruang bagi kemungkinan terjadinya kebuntuan dalam menulis ini.
Harapannya target sesuai tenggat dapat tercapai. Karena telah dilakukan langkah antisipasi, jika buntu dalam menulis, maka ada kelonggaran waktu – entah itu dengan riset lebih, memakai sudut pandang yang lain, dan sebagainya.
Ketika buntu dalam menulis, seseorang dapat melakukan hal lainnya terlebih dahulu. Bisa dengan tidur (karena menulis pun membutuhkan fokus, konsentrasi, tenaga); bisa dengan berolahraga maupun bergerak (tak sekadar kerja otak, aliran darah-tubuh yang sehat pun membantu rampungnya tulisan).
Ketika buntu dalam menulis, membaca dapat menjadi salah satu opsi. Dikarenakan tulis-baca bak dua wajah dalam satu koin mata uang yang saling melengkapi. Mungkin Anda hanya perlu “diisi kembali” dengan membaca.
Seseorang pun dapat makan dan minum dengan gizi seimbang (memberikan asupan untuk tubuh yang baik). Tips berikutnya yakni berbincang dengan orang lain. Entah itu narasumber yang sejalur dengan kebutuhan penulisan, keluarga atau sahabat yang mungkin dapat memberikan sudut pandang lain dari tulisan yang sedang disusun.
Cara lainnya yang mungkin dapat dicoba dengan melakukan perjalanan tertentu, ataupun mencoba menulis di tempat yang berbeda. Mungkin Anda sekadar jenuh pada situasi tempat menulis saja – hal yang wajar dan normal.
Ketika buntu hal yang juga dapat dilakukan adalah dengan menghadapinya saja. Tuliskan saja apa yang bisa dituliskan, apa yang di pikiran; toh nanti juga bisa diperbaiki, diedit.
Ketika buntu dalam suatu karya, Anda mungkin dapat “menyegarkan diri” dengan membuat karya lainnya. Intinya tetap aktif menulis dan bisa jadi ketika kembali ke karya semula telah mendapatkan semangat dan jalurnya lagi.