Mengenal Perbedaan Dehidrasi Dan Radang Tenggorokan 

July 18, 2023
Uncategorized

Arifin

Dehidrasi merupakan kondisi tubuh seseorang yang kekurangan cairan. Dengan penjelasan lain, cairan tubuh seseorang yang keluar lebih banyak daripada asupan cairan yang masuk. Contohnya seseorang beraktivitas di cuaca panas, keringat keluar terus, melalui urine juga, sedangkan air yang dikonsumsi tak sepadan dengan cairan tubuh yang keluar tersebut.

Sedangkan radang tenggorokan yakni keadaan tenggorokan yang terinfeksi oleh virus atau bakteri.

Adapun gejala dehidrasi yakni badan lemas, muncul rasa haus, bibir kering. Sedangkan gejala radang tenggorokan yaitu nyeri saat menelan, terasa agak gatal atau kering di tenggorokan.

Waspadalah, karena dehidrasi kerap tidak disadari. Padahal dehidrasi berat berisiko infeksi saluran kemih hingga gagal ginjal apabila tidak segera ditangani. Bila seseorang telah terkena dehidrasi, jauhkan mengonsumsi minuman dan makanan yang banyak mengandung garam karena dapat mengikat air.

Sedangkan bila mengalami radang tenggorokan, diimbau tidak mengonsumsi makanan pedas yang membuat asam lambung meningkat dan memperparah kondisi.

Untuk tipsnya, baik dehidrasi maupun radang tenggorokan, sistem imun tubuh harus ditingkatkan. Istirahat serta tidur yang cukup, mengonsumsi makanan dan minuman dengan gizi seimbang, serta membawa botol untuk persediaan air minum juga membantu mencegah kedua penyakit tersebut.

Untuk mencegah dehidrasi dan radang tenggorokan, seseorang baiknya mengonsumsi air mineral minimal 2 liter setiap hari, rajin berolahraga, serta tidak berbagi makanan dengan orang yang sedang tertular.

Radang tenggorokan dapat sembuh sendiri sekitar tujuh hari, namun bila tidak sembuh, sebaiknya segera dikonsultasikan dengan dokter. Kalau dehidrasi, dapat dengan mengonsumsi air yang cukup agar tenggorokan lebih lega.

Sumber: Kalbe Farma, Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd