Tips Memilih Permainan Anak 

July 20, 2023
Uncategorized

Arifin

Orang tua dapat memilih alat permainan sesuai dengan usia dan tahap tumbuh kembangnya, terutama bagi anak usia dini (3-8 tahun). Terdapat beberapa bagian perkembangan anak, di antaranya yakni bagian perkembangan kemampuan bahasa.

Untuk mengembangkan area tersebut, orang tua dapat memilih permainan yang mendorong anak untuk aktif berbicara. Misalnya, bermain pura-pura menjadi dokter, masak-masakkan, permainan jual-beli, intinya sesuatu yang membuat ananda bercerita, mengarang sesuatu, serta belajar mengomunikasikannya.

Lalu terdapat juga bagian sosial emosional anak yang dapat dibentuk ketika orang tua menemani anak bermain dan menjalin keakraban terhadap mereka. Ayah-bunda dapat terlibat aktif dengan memilih permainan yang bisa merangsang sisi sosial dan emosional anak. Contohnya, permainan dengan mobil-mobilan, rumah-rumahan, dan sebagainya.

Orang tua bisa bermain bersama anak untuk meningkatkan kedekatan dengan mereka, sehingga anak memiliki kepercayaan dan menganggap orang tua memiliki pandangan yang sama dengan mereka.

Selain itu, permainan pada anak juga selaiknya mengedepankan pertumbuhan motorik, baik motorik kasar maupun motorik halus. Untuk anak usia dini, durasi permainan dengan gerakan yang dibutuhkan minimal tiga jam per hari.

Agar motorik anak terstimulasi dengan baik, orang tua bisa mengajak anak melakukan permainan yang membutuhkan gerakan. Seperti bermain puzzle agar motorik halus pada anak tetap terlatih, atau bermain sepeda di sekitar perumahan atau di taman.

Sumber: Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd