Mari Bercerita Dalam Diam
Arifin
Konon kesepian dapat merontokkan tubuh dari dalam
Gemuruh cerita di kepala,
Tak ada telinga yang sudi mendengar
Tentang meja makan yang pernah hangat
Tak sekadar makan-minumnya yang mengenyangkan,
Tapi cerita-cerita dari penghuni meja makan
Tentang sekolah,
Pelajaran yang susah,
Siapa menaksir siapa,
Luka kala bermain sepeda,
Atau gosip-gosip di sekitar rumah
Tapi tuan & puan, waktu menebarkan pasirnya
Perubahan adalah niscaya
Seperti katak di air yang perlahan dipanaskan,
Ada adaptasi, meloncat?
Ia pun begitu
Satu demi satu penghuni meja makan itu tanggal
Beranjak dengan alasannya masing-masing
Komunikasi pun berangsur surut
Hingga lenyap sekian purnama,
Hanya di saat-saat tertentu, ucapan standar menyapa
Ucapan baku, template kaku
Ia rindu disapa dengan utuh
Ia rindu disapa dengan seluruh
Konon kesepian dapat bersuara
Ia mengulang di kepalanya memori saat dulu
Kini, di meja makan, mari bercerita dalam diam