Melatih Anak Memilih
Arifin
Anak dapat mulai diajari memilih sejak usianya 18 bulan hingga tiga tahun dan didahului pilihan-pilihan yang mudah. Terlihat sederhana memang, namun perlu dilatih. Melatih suatu kemampuan, serta melatihnya sejak dini. Hal tersebut berguna untuk kemandirian anak serta menumbuhkan kepercayaan dirinya.
Orang tua dapat meminta anak memilih lauk makan siang antara ayam atau ikan, bisa pula bertanya pilihan warna sepatu cokelat atau biru untuk dikenakan hari ini.
Pada prinsipnya, orang tua memberikan pilihan yang mereka setujui dan bukan merupakan pilihan dengan jawaban ya atau tidak.
Jangan beri pilihan yang jawabannya ya atau tidak. Contohnya, ‘kamu mau makan atau enggak?’ Jika anak menjawab tidak, tentu akan menyulitkan orang tua.
Memberikan pilihan pada anak merupakan bagian dari pengasuhan, serta untuk mengajarkan mereka mandiri semenjak dini. Dalam kehidupan mereka nantinya akan ada banyak pilihan, keberanian memilih serta bertanggung jawab terhadap apa yang dipilih, merupakan keterampilan yang digunakan sepanjang usianya.
Selain melatih anak memilih, dalam pengasuhan, orang tua juga dapat memberikan pujian, dukungan ketika anak bisa melakukan sesuatu.
Orang tua juga baiknya memberikan anak stimulasi setiap saat dan terus-menerus demi perkembangan motorik kasar dan halus, sosial dan bahasa mereka. Stimulasi dilakukan perlahan, menyenangkan, dan tanpa unsur paksaan terhadap anak.
Sumber: Antara