Apa Sih Bedanya Overhidrasi & Dehidrasi?
Arifin
Air sangat penting untuk menjalankan peran dalam menjaga fungsi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Meski begitu, meminum terlalu banyak air dalam waktu singkat pada saat tubuh merasa dehidrasi ternyata dapat berbahaya bagi tubuh bahkan menyebabkan kematian.
Keracunan air (overhidrasi) dan dehidrasi merupakan kondsi yang timbul dari ketidakseimbangan tingkat cairan. Overhidrasi terjadi ketika seseorang mengonsumsi air dalam jumlah berlebihan, menyebabkan pengenceran elektrolit esensial dalam aliran darah.
Ketidakseimbangan karena minum terlalu banyak air mengganggu keseimbangan halus yang mengakibatkan berbagai efek buruk. Gejala ringan overhidrasi seperti sakit kepala, mual, kebingungan, yang dapat menjadi lebih parah seperti muntah, kejang, dan bahkan koma dalam kasus yang ekstrem.
Perlu diketahui ketidakseimbangan elektrolit kritis yang terjadi dengan cepat akan mengancam jiwa. Saat kadar elektrolit menjadi sangat rendah, hal tersebut dapat menyebabkan kegagalan organ dan pembengkakan otak, yang mengakibatkan koma, dan akhirnya kematian.
Sementara itu, dehidrasi terjadi kala tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dibutuhkan, menyebabkan kekurangan air untuk mendukung fungsi tubuh yang normal. Dehidrasi bisa disebabkan oleh beragam faktor, seperti keringat berlebih, diare, muntah, asupan cairan yang tidak memadai.
Untuk gejala awal dehidrasi yakni rasa haus, mulut kering, pusing, kelelahan, yang bisa berkembang menjadi komplikasi parah, termasuk kegagalan organ, bila tidak ditangani.
Dehidrasi parah bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, gagal ginjal, komplikasi yang mengancam jiwa. Kondisi tersebut menimbulkan risiko yang signifikan, terutama bagi populasi yang rentan, seperti bayi, orang tua, serta individu dengan penyakit kronis.
Menilik overhidrasi serta dehidrasi seperti dijelaskan di atas, apa yang dapat dilakukan? Seseorang baiknya memperhatikan sinyal tubuh dan memastikan pendekatan hidrasi yang seimbang.
Hindari asupan air yang berlebihan, terutama selama aktivitas fisik yang intens, dan tetap terhidrasi tanpa berlebihan. Bila tubuh menunjukkan gejala overhidrasi atau dehidrasi yang parah, segera dapatkan bantuan medis karena intervensi yang tepat waktu dapat mencegah komplikasi yang mengancam jiwa.
Sumber: Hindustan Times, Antara