Yuk, Kenali “Beauty Anxiety”
Arifin
Persepsi kecantikan diri dapat menyebabkan penekanan besar pada penampilan, alhasil seseorang mengalami apa yang disebut “beauty anxiety“. Fenomena tersebut lazim terjadi di kalangan remaja yang takut ditolak oleh lingkungan sosial karena penampilan fisik mereka, sehingga menyebabkan kurangnya penerimaan diri.
Beauty anxiety dapat disebabkan karena pengalaman trauma masa kecil seperti diejek teman sebaya. Trauma tersebut membuat seseorang seolah terjebak dengan standar penampilan fisik yang menarik menurut lingkungan sekitar dan media sosial.
Lalu saran apa yang baiknya dilakukan untuk menangkal beauty anxiety? Cobalah menumbuhkan rasa bersyukur atas apa yang dimiliki pada diri seseorang sehingga dapat memunculkan nilai-nilai positif serta dapat menerima kondisi dirinya.
Setelah mengupayakan pemikiran dan perasaan yang lebih positif, seseorang dapat mencoba melakukan perawatan fisik untuk menghadirkan penampilan yang baik dan proporsional sesuai dengan kepribadian serta kenyamanannya sendiri.
Sumber: Antara