Carian
Mengapa Kerangka Karangan Dibutuhkan Kala Menulis Novel? 
August 9, 2023 Arifin

Menulis novel membutuhkan “stamina menulis”, perencanaan. Di samping itu, menulis novel juga membutuhkan keterampilan. Untuk melatihnya, dapat diupayakan dengan membiasakan menulis terlebih dahulu.

Menarik apa yang diungkap wikipediawan Ivan Lanin, “Makin sering menulis, makin terbiasa pula kita menata pikiran dan mengungkap gagasan.” Jika seseorang berhasrat, memiliki asa untuk menulis novel, maka dapat “melatihnya” terlebih dahulu dengan membiasakan menulis dalam “sekali duduk”. Merampungkan tulisan dalam “sekali duduk”. Hal tersebut akan membiasakan diri, melatih diri untuk nantinya “maraton” menulis novel yang tentu jumlah halamannya lebih banyak.

Dalam pengerjaan novel diperlukan strategi dan kerangka. Tidak masalah jika ada perubahan di tengah jalan, tetapi ragangan diperlukan sebagai panduan, terutama ketika terjadi kebuntuan penulis (writer’s block).

Ragangan diperlukan sebagai panduan – jika tak ada tulang-tulang, kerangka karangan, maka penulis dapat tersesat dalam pikirannya sendiri. Di samping itu kerangka, memungkinkan keterpaduan antarbagian, serta memitigasi plot hole.

Menulis novel memerlukan “stamina menulis”, serta menjaga mood sesuai kebutuhan cerita. Kembali lagi pentingnya kerangka karangan sebagai pemandu. Misalnya ketika menulis novel, sedang tiba di bagian sedih, namun perasaan si penulis sedang begitu gembira – maka penulis harus mampu untuk patuh terhadap kebutuhan cerita (menceritakan bagian sedih, serta tidak terkontaminasi dengan perasaan personal gembira yang dialami penulis).

Baiknya juga berikan waktu untuk jeda. Jeda untuk menjauhkan diri dari tulisan sebelum meninjaunya kembali. Penulis heksalogi Supernova, Dewi Lestari menganjurkan jeda 10 hari untuk novel.

Menulis novel juga memerlukan proses edit. Edit yang dilakukan bisa berupa pengecekan ejaan, kesesuaian pesan yang ingin disampaikan, penajaman diksi yang digunakan, menilik karakter dalam cerita, pengecekan fakta dan data tulisan, dan sebagainya. 

Komen