Carian
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Menulis? 
August 14, 2023 Arifin

Apakah Anda rutin menulis dalam keseharian? Menarik adanya survei kecil-kecilan yang pernah dibuat Gramedia Writing Project, yang mengungkap 70% audiens lebih suka menulis di atas jam 9 malam. Alasannya karena banyak audiens menunggu anak-anaknya tidur, merasa keadaan lebih sunyi dan tenang agar lebih fokus menulis.

Masih dari survei yang sama, 15% audiens menyatakan nyaman mulai menulis setelah subuh, sekitar jam 5 pagi. Alasannya, otak terasa masih sangat fresh dan belum “tercemar” dengan kegiatan-kegiatan yang memengaruhi emosi. Lalu terdapat 5% audiens merasa tidak ada jam tertentu untuk mulai menulis. Ketika merasa ada ide, saat itu juga langsung menulis cerita.

Lantas bagaimanakah kiranya waktu yang tepat untuk menulis, jika mengambil sampel contoh penulis Raditya Dika dan Dewi Lestari? Untuk Raditya Dika dapat disimak di akun YouTube-nya yang membahas mengenai “Tiga Penulis Ngomongin Menulis”.

“Gua gara-gara Mas Aris (Aris merupakan panggilan akrab Salman Aristo) bilang lu harus bisa dimana saja, gua mulai nulis di mobil, di IMAX di Singapura – di bioskop, lagi nonton gua bisa nulis. Gua bisa dimana-mana,” ucap penulis buku Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh ini.

“Dan kalau gua biasanya hal pertama yang gua kerjain di pagi hari. Jadi misalnya gua bangun tidur nih, lagi ada deadline, apapun yang terjadi harus itu duluan. Karena biar kelarnya cepat,” sambung Raditya.

“Baru yang jam rutin itu jam 11 sampai jam 1 malam. Jam 11 sampai jam 1 anak-anak sudah tidur, istri sudah tidur, jadi lebih tenang,” tutur sosok yang juga dikenal sebagai Komika ini.

Sementara itu Dewi Lestari yang telah menulis 18 buku, mengistilahkannya dengan Filosofi Panci Presto.

Memberi tekanan pada diri, menjadikan pengerjaan tulisan sebagai sesuatu yang harus dikerjakan. Dewi Lestari dengan Filosofi Panci Prestonya menjadikan menulis sebagai hal pertama yang dirinya kerjakan pada keseharian. 

Ia juga berfokus untuk merampungkan kerja penulisannya dengan mengistilahkannya berada di Bat Cave. Ruang kerjanya di Bat Cave itulah yang ditata sedemikian rupa, serta dedikasi untuk menghabiskan jam demi jam disana sesuai dengan target perampungan cerita.

Bagaimana dengan Anda, punya waktu tertentu yang dirutinkan untuk menulis?

Komen