Berpagut Waktu 

August 25, 2023
Uncategorized

Arifin

Kita kehabisan waktu

Butir-butir pasir yang tersebar dari genggaman

Detak detik yang seolah memburumu

            Di bandar, waktu bergulir lekas

            Rasanya belum ini-itu, telah senja, lalu malam menjelang

Si manusia kota singgah ke desa itu

Dimana waktu tak mengejarmu

Air yang mengalir

Suara tenang api dari nyala obor

Kayuh sepeda

Benak si manusia kota yang terbiasa sat, set, sat, set, rehat, bertransformasi sejenak

Terbiasa degup bersama waktu, lalu melambat, seolah membiarkan saja titik-titik waktu turun seiring gerimis

            Pertanyaan-pertanyaan eksistensial membanjur kepala

            ‘Apa yang kau cari?’

Sejenak vakansi dan pertanyaan yang sesekali bertamu di beranda pikiranmu

Dari balik kaca jendela kereta senja, kau memeluk waktu

Merayakan kini, saat-saat ini

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd