Carian
Menyelami Masa Lalu Karakter Fantasi 
August 31, 2023 Arifin

Sebuah karya kreatif dapat merunut perjalanan karakter. Bak ulang-alik yang berlabuh ke masa dahulu, ke awal semula, untuk memberikan sebab akibat mengapa karakter itu menjadi begini. Mengetahui karakter dahulunya, dapat membuat penonton memaafkan, simpati, ataupun tetap membencinya.

Meski begitu perjalanan hidup karakter, bisa jadi seperti kita-kita pula. Ada titik yang mengubah jalan hidup. Ada perubahan drastis yang membuat seolah berbeda jauh antara dulu dan sekarang.

Deretan karakter berikut yakni Gollum, Two-Face, Joker, Presiden Snow, Severus Snape, Voldemort, Maleficent, Darth Vader – merupakan contoh dari ragam karakter yang diungkap masa lalunya.

Seperti Gollum yang diingatkan bahwa dirinya dahulu dikenal sebagai Smeagol. Sosok hobbit yang jauh berbeda dengan tampilan Gollum. Namun, terdapat pengaruh dari Cincin Utama Sauron yang turut mendorongnya, hingga akhirnya hidup sebagai Gollum dengan karakternya yang kita ketahui.

Severus Snape yang begitu menyebalkan, seolah mendapatkan permaafan serta permakluman, ketika tirai masa lalunya tersingkap. Ada rasa cinta dari Snape kepada Lily. Cinta yang memang tak memiliki, namun menjadi “bahan bakar”, berbagai motif dan alasan tentang tindak tanduk Snape.

Bahkan pada Voldemort, rasa iba pun dapat tiba begitu mengetahui kisah masa lalunya. Tercampakkan, ditinggalkan ayahnya, ada cinta yang salah kaprah dari orang tua Tom Marvollo Riddle yang membersitkan luka pada sang anak, serta menjadi amarah dan dendam baginya di kemudian hari.

Pada Two-Face semula Harvey Dent adalah jaksa yang begitu gigih memperjuangkan keadilan, hukum. Namun, kehilangan Rachel Dawes secara tragis, membawanya pada kondisi psikologis untuk beralih sisi menjadi antagonis.

Ada pun ragam kisah masa lalu dalam kisah fantasi tersebut, selain dibutuhkan dalam bangunan cerita, pengayaan karakter, menjelaskan sebab akibat, juga dapat ditarik benang merahnya untuk lebih mengenal diri sendiri serta orang lain. Bahwa apa yang kini terjadi, ada andil dari masa lampau pula.

Komen