Carian
Tertarik Untuk Melancong Sendiri? 
September 4, 2023 Arifin

Ada banyak eksekusi dari me time. Di rumah saja, melakukan aktivitas yang disukai; ataupun sekadar rebahan, sembari maraton menonton serial tertentu. Me time juga dapat dilakukan dengan melakukan perjalanan sendiri.

Perjalanan itu entah dalam rangka vakansi berhari-hari, ataupun sekadar beberapa jam berkeliling kota. Untuk solo traveler yang berwisata, keuntungannya di antaranya dapat memilah dan memilih mau kemana sesuai preferensi. Tak harus mengikuti jadwal rombongan tur, ataupun menyesuaikan laju kunjungan dengan orang lainnya.

Sedangkan untuk me time yang dilakukan dengan berkelana selama beberapa jam saja di kota, merupakan relaksasi bermakna yang dapat dirutinkan. Mengapa? Karena dengan begitu dapat melatih daya kemandirian, serta terbiasa memutuskan sendiri apa yang harus dilakukan. Tentu baiknya tetap menginformasikan kelana Anda kepada keluarga ataupun sahabat (sebagai antisipasi jika terjadi hal buruk di perjalanan).

Melancong sendirian, maka Anda tak perlu harus memenuhi ekspektasi maupun timeline orang lain. Andalah yang berdaya dengan eksepektasi personal serta mau menghabiskan waktu dengan apa saja dan kemana.

Kendali 100% pada diri sendiri. Dan melancong sendirian juga memberikan kesempatan pada diri untuk berdialog dengan diri sendiri. Hal yang bisa jadi jarang dilakukan. Dengan dialog diri, dapat lebih mengenal, mengeksplorasi kemungkinan yang dapat dilakukan.

Melancong sendirian juga tak berarti harus hening serta sepi saja. Sebagai manusia dan makhluk sosial, Anda pun dapat mengasah komunikasi, keterampilan bersosialisasi dengan melakukan percakapan dengan orang lain di perjalanan. Mungkin ketika makan di pinggir jalan dengan pedagangnya, ketika naik ojek online dengan pengemudinya, mencari tahu informasi dengan bertanya pada pemandu museum, atau percakapan acak yang bisa Anda dapatkan kala menempuh perjalanan sendiri.

Komen