Carian
Tipisnya Jadi Pembeda Di Sepak Bola 
September 19, 2023 Arifin

Manchester United (MU) dalam dua partai terakhir harus mengeluh karena tipisnya jarak menjadi pembeda dalam hasil. Video Assistant Referee (VAR) menganulir kedua gol Setan Merah dikarenakan offside serta bola telah keluar terlebih dahulu.

Kejadian pertama terjadi saat MU tandang ke Arsenal. Alejandro Garnacho berhasil menceploskan bola setelah melakukan sprint kencang sebelumnya. VAR untuk kemudian menganalisa dan menarik garis yang menunjukkan pemain Argentina tersebut amat tipis berada di depan bek Arsenal Gabriel Magalhaes.

Kejadian kedua terjadi di Old Trafford akhir pekan lalu. Pemain anyar Hojlund berhasil menggetarkan jala Brighton. Namun, usut punya usut bola kiriman dari Rashford telah melewati garis.

Menariknya hal ini menjadi polemik tersendiri, karena gol Man United dianulir karena VAR (bukan pakai teknologi seperti kasus Jepang vs Spanyol di Piala Dunia 2022) memutuskan bola telah sepenuhnya keluar lapangan sebelum diceploskan Hojlund.

Apakah sesungguhnya itu gol bila menggunakan teknologi seperti di Piala Dunia 2022? Tentu asumsi, perbedaan pendapat akan amat mungkin terjadi. Pada kasus Jepang di Piala Dunia disahkan sebagai gol karena setelah tinjauan melalui teknologi beserta VAR disimpulkan seluruh bola belum melewati garis.

Untuk urusan bola belum atau sudah melewati garis, untuk di gawang memang telah ada solusinya berupa Goal Line Technology. Seperti dilansir Superlive, Goal Line Technology menggunakan sejumlah kamera high-speed yang memantau garis gawang, dilengkapi dengan sensor khusus yang bisa mendeteksi ketika ada bola melewati garis. Jumlah kamera yang digunakan umumnya ada 6, dan mencakup semua sudut di sekitar gawang. Jadi, kalau bola melewati garis tapi terhalang pemain di satu sisi, kamera dan sensor di sisi lain tetap bisa mendeteksi.

Kalau kamera menerima tanda gol telah terjadi, akan ada perangkat khusus lainnya yang meneruskan pesan ke jam tangan yang dipegang oleh wasit. Dari sana, wasit bisa menentukan apakah gol terjadi atau tidak.

Dengan Goal Line Technology akan terdeteksi apakah bola telah sepenuhnya melewati garis gawang. Yang teranyar dapat dilihat pada tendangan bebas Sterling ketika menghadapi Bournemouth di Liga Inggris akhir pekan lalu. Bola belum sepenuhnya melewati garis gawang, alhasil tak disahkan menjadi gol.

Teknologi memang dapat membantu untuk “melihat” insiden tipis yang output-nya dapat menjadi pembeda antara kedua tim. Dalam hal ini masih menjadi PR untuk melihat apakah bola telah keluar atau masih di dalam – jika berada di garis lemparan ke dalam ataupun tendangan sudut – dikarenakan teknologi seperti yang digunakan di Piala Dunia 2022 belum digunakan di liga-liga serta kompetisi antarklub Eropa.

Komen